Hayley Williams Buka-bukaan Mengenai Sosok Penyanyi Country Rasis di Lagu Solonya
JAKARTA - Hayley Williams akhirnya buka suara dan mengungkap identitas di balik lirik "penyanyi country rasis" dari lagu solonya, “Ego Death At A Bachelorette Party”.
Sosok yang dimaksud adalah Morgan Wallen, seorang megabintang musik country Amerika Serikat yang memang kerap diterpa isu rasisme.
Pengakuan tersebut disampaikan Williams dalam wawancara terbarunya dengan New York Times. Dalam kesempatan tersebut, frontwoman Paramore itu membahas album solonya yang dirilis secara mengejutkan, “Ego Death at a Bachelorette Party”.
Jon Caramanica dan Joe Coscarelli selaku pemandu acara pun menanyakan secara spesifik tentang siapa sebenarnya "penyanyi country rasis" yang ia sebut dalam lagu utama album tersebut.
Dalam lirik lagunya, Williams menyanyikan sindiran pedas, "Aku adalah bintang terbesar / Di bar penyanyi country rasis ini."
Ketika didesak untuk menyebut nama, Williams pun secara terbuka memberikan jawaban yang lugas dan berani.
"Bisa saja beberapa orang, tapi aku selalu membicarakan Morgan Wallen. Aku tidak peduli," tegas penyanyi 36 tahun itu.
Baca juga:
- Paramore dan Hayley Williams Gabung Gerakan No Music for Genocide
- Keith Urban Ubah Lirik Lagu tentang Nicole Kidman di Panggung demi Perempuan Lain
- Addie MS Persembahkan Twilite Chorus 30th Anniversary Concert di Aula Simfonia Jakarta, 8 November
- Mariah Carey Siap Merilis Album Rahasianya dari Era 1990-an
Tak berhenti sampai di situ, Williams bahkan menantang Wallen secara terbuka. "Temui aku di Whole Foods… Aku tidak peduli.”
Sebelumnya, penyanyi yang dikenal berteman baik dengan Taylor Swift itu pernah menyebut bar milik Wallen di Nashville sebagai tempat yang paling tidak disukai di antara semua tempat yang dimiliki oleh penyanyi country. Namun, ia tidak pernah secara eksplisit memastikan bahwa bar tersebut adalah subjek lagunya.
Sebagai informasi, Williams secara mengejutkan merilis 17 lagu solo di situs webnya, namun hanya dapat diakses dalam waktu terbatas. Lagu-lagu tersebut hanya bisa didengar menggunakan kode 16 digit yang dapat diperoleh dengan membeli salah satu produk dari koleksi Good Dye Young miliknya.
Williams kemudian secara resmi merilis album tersebut pada 28 Agustus—menandai karya pertamanya sebagai artis independen setelah kontrak rekamannya dengan Warner/Atlantic berakhir.