Erdogan Puji Trump Bujuk Netanyahu Akhiri Perang Gaza

JAKARTA -  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memuji upaya dan kepemimpinan Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza, setelah presiden AS tersebut mendapatkan dukungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk proposal perdamaian yang didorong AS.

Setelah perundingan antara Trump dan Netanyahu di Washington, Gedung Putih merilis rencana 20 poin yang mencakup gencatan senjata segera, pertukaran sandera yang ditahan Hamas dengan tahanan Palestina yang ditahan Israel, penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Gaza, pelucutan senjata Hamas, dan pemerintahan transisi yang dipimpin oleh badan internasional.

Dilansir Reuters, sumber Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pada Senin malam, Menteri Luar Negeri Hakan Fidan telah membahas usulan Trump dengan rekan-rekannya dari Arab Saudi, Qatar, dan Yordania melalui panggilan telepon.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnay menyatakan dukungannya terhadap proposal perdamaian yang didoroong Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna mengakhiri perang perang dan bencana kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina.

Berbicara dalam konferensi pers bersama di Gedung Putih, Presiden Trump mengatakan mereka "sangat dekat" dengan kesepakatan damai yang sulit dicapai untuk wilayah Palestina tersebut.

Namun, Netanyahu memperingatkan kelompok militan Palestina Hamas, Israel akan mendapatkan dukungan penuh AS untuk mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu jika para militan menolak tawarannya.

Gedung Putih merilis dokumen berisi 20 poin yang menyerukan gencatan senjata segera, pertukaran sandera yang ditahan Hamas dengan tahanan Palestina yang ditahan Israel, penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Gaza, pelucutan senjata Hamas, dan pemerintahan transisi yang dipimpin oleh badan internasional.

Presiden Trump berterima kasih kepada PM Netanyahu atas persetujuannya terhadap rencana tersebut dan “atas kepercayaannya jika kita bekerja sama, kita dapat mengakhiri kematian dan kehancuran yang telah kita saksikan selama bertahun-tahun, puluhan tahun, bahkan berabad-abad," dikutip dari Reuters.

Berdiri di samping Presiden Trump, PM Netanyahu menjawab: "Saya mendukung rencana Anda untuk mengakhiri perang di Gaza, yang mencapai tujuan perang kami.

"Rencana ini akan membawa kembali semua sandera kami ke Israel, membongkar kemampuan militer Hamas, mengakhiri kekuasaan politiknya, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah lagi menjadi ancaman bagi Israel," ujarnya.