Profil Yurike Sanger: Istri ke-7 Soekarno yang Dinikahi di Usia 19 Tahun
YOGYAKARTA – Yurike Sanger adalah istri ketujuh Presiden Soekarno. Ia lahir pada tahun 1945 dan meninggal pada tahun 2025 di Rumah Sakit San Gorgonio Memorial, California, Amerika Serikat. Profil Yurike Sanger juga sering menjadi perbincangan. Artikel ini akan menjelaskan siapa Yurike dan bagaimana pertemuannya dengan Soekarno.
Profil Yurike Sanger
Yurike Sanger adalah wanita kelahiran Poso, Sulawesi Tengah. Ia lahir dari sang ayah yang berasal dari Jerman dan ibu yang berdarah Manado. Yurike menghabiskan masa kecilnya di Poso. Namun ia akhirnya pindah ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan menengah atas (SMA). Perpindahannya itu yang memicu pertemuan Soekarno dan Yurike.
Pertemuan Yurike dan Soekarno terjadi pada tahun 1963 yakni saat ia berusia 18 tahun. Kala itu Yurike menjadi anggota aktif Barisan Bhinneka Tunggal Ika, organisasi pelajar yang ikut menyambut tamu negara di perayaan resmi.
Saat itu tugas Yurike sebenarnya adalah menyambut tamu kenegaraan dari Soviet. Di momen itu pula Soekarno terpana dengan Yurike yang oleh beberapa sumber disebut mengenakan kebaya. Dari pertemuan itulah Soekarno mulai menaruh hatinya.
Hubungan Yurike dan Soekarno ternyata terus belanjut. Keduanya kemudian memutuskan untuk menikah di tahun 1964 dan menjadikan Yurike, gadis berusia 19 tahun, menjadi istri ketujuh Soekarno.
Bercerai dengan Soekarno
Selama menjadi istri Presiden RI-1, Yurike memang berbeda dari istri Soekarno yang lain. Ia lebih banyak aktif di balik layar dibanding tampil di depan publik. Selain itu faktor perceraian juga membuat sosok Yurike tidak terlalu disorot.
Perceraian yang terjadi antara Soekarno dan Yurike terjadi di usia pernikahannya yang keempat. Di tahun 1967, posisi Soekarno dimakzulkan sebagai presiden akibat situasi politik yang memanas pasca G30S PKI. Karena kondisi itu, Soekarno meminta agar Yurike menceraikannya. Permintaan itu dikabulkan oleh sang istri. Di tahun 1968 keduanya resmi bercerai secara agama.
Setelah perceraian tersebut Yurike akhirnya menikah lagi. Ia dan suaminya memutuskan untuk tinggal di Amerika Serikat pada tahun 1998 bersama keluarganya.
Perlu diketahui bahwa selama menjadi istri Soekarno, Yurike pernah menjadi mualaf. Namun ia akhirnya kembali masuk ke agama Kristen setelah berpisah dengan Soekarno.
Baca juga:
Yurike Sanger Wafat di Usia 80 Tahun
Yurike Sanger dikabarkan meninggal dunia di usia 80 tahun pada Rabu, 17 September 2025, sekitar pukul 20.00 waktu setempat Amerika Serikat. Kabar tersebut diumumkan oleh sang anak, Yudhi Sanger.
"Rencana akan dibawa ke Rumah Duka di RS Fatmawati (waktu menyusul)," demikian penggalan pengumuman Yudhi lewat akun Instagramnya.
"In loving memory, Yurike Sanger. Beloved mother, grandmother, and great grandmother," lanjut Yudhi lagi.
Itulah informasi terkait profil Yurike Sanger. Kunjunngi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.