Layanan Internet Starlink Alami Pemadaman di Seluruh Dunia
JAKARTA – Starlink, layanan internet satelit dari SpaceX, mengalami pemadaman secara global pada Senin, 15 September. Gangguan ini telah dikonfirmasi konfirmasi langsung melalui situs resmi Starlink.
"Starlink saat ini sedang mengalami gangguan layanan. Tim kami sedang menyelidikinya (penyebab masalah)," tulis tim Starlink. Meski sudah ada pemberitahuan resmi, akun resmi SpaceX dan Starlink di platform X, tidak membicarakan masalah ini sama sekali.
Elon Musk, selaku pemilik SpaceX, yang biasanya kerap memberikan pernyataan lewat media sosial juga belum terlihat muncul. Tidak diketahui pasti apakah pemadaman ini disebabkan oleh masalah teknis atau cuaca antariksa yang tidak stabil.
Berdasarkan pantauan VOI di situs pelacakan pemadaman Downdetector, ada puluhan ribu orang yang melaporkan masalah tersebut. Laporan yang masuk mencapai lebih dari 30 ribu orang, tetapi data ini tidak menunjukkan keseluruhan pengguna yang terdampak.
Baca juga:
- Snapchat Hadirkan Fitur Infinite Retention dan Group Streak Mirip TikTok
- Jangan Jadi Korban! Simak Lima Modus Penipuan Online yang Wajib Diketahui
- Roblox Tingkatkan Pengalaman Bermain Lewat Pembaruan Grafis, Avatar, dan Fitur Baru
- RUU Verifikasi Usia California Disetujui Majelis, Kini Menuju Meja Gubernur
Kemungkinan besar, ada lebih banyak orang yang merasakan pemadaman tersebut. Untungnya, masalah ini berhasil ditangani kurang dari satu jam. Hingga saat ini, masih ada laporan yang masuk di Downdetector, tetapi menurun secara drastis.
Starlink menyediakan akses internet melalui konstelasi satelit di Orbit Bumi Rendah (LEO). Layanan ini banyak digunakan di daerah terpencil dan zona konflik. Maka dari itu, banyak yang bergantung terhadap layanan ini.
Jika sinyalnya mengalami gangguan, akan ada banyak orang yang terdampak. Sejauh ini, tidak ada masalah serius yang ditimbulkan akibat padamnya konektivitas satelit Starlink.