Spanyol Larang Pengiriman dan Pesawat Pengangkut Senjata ke Israel dari Wilayahnya
JAKARTA - Spanyol akan meningkatkan tekanan terhadap Israel dengan melarang kapal dan pesawat pengangkut senjata ke Israel singgah di pelabuhan Spanyol atau memasuki wilayah udara Spanyol, kata Perdana Menteri Pedro Sanchez pada Hari Senin.
Spanyol juga akan meningkatkan bantuan kepada Otoritas Palestina dan Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) dan akan memberlakukan embargo terhadap barang-barang yang diproduksi di permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki, ujarnya.
"Kami berharap (tindakan-tindakan ini) akan menambah tekanan kepada Perdana Menteri Netanyahu dan pemerintahannya untuk meringankan sebagian penderitaan yang dialami penduduk Palestina," kata PM Sanchez dalam pidato publik yang disiarkan di TV lokal, melansir Reuters 8 September.
Spanyol juga akan melarang siapa pun yang terlibat langsung dalam apa yang disebut PM Sanchez sebagai "genosida" untuk memasuki negara tersebut.
Terpisah, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan dalam pernyataan pada Hari Senin, PM Sanchez berusaha mengalihkan perhatian publik dari skandal korupsi domestiknya dan menggolongkan tindakannya sebagai "antisemit".
Baca juga:
- Dua Petugas Tewas dalam Serangan Terhadap Kantor Polisi Turki
- Kesehatan Mantan Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang Ditahan Militer Memburuk
- WHO Minta Taliban Cabut Pembatasan Pekerja Bantuan Perempuan Pasca-gempa Bumi
- Presiden Trump Ingin Perusahaan Asing Melatih dan Mempekerjakan Warga Amerika Serikat
Israel menanggapi dengan melarang Menteri Tenaga Kerja Yolanda Diaz dan Menteri Pemuda Sira Rego, keduanya dari mitra koalisi junior sayap kiri Sumar, memasuki Israel.