Polisi Tangkap Belasan Orang Terlibat Penjarahan di Rumah Uya Kuya
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur menahan belasan orang terkait aksi penjarahan di rumah anggota DPR RI Uya Kuya pada Selasa, 2 September 2025.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan membenarkan adanya penambahan pelaku tersebut.
"Sudah belasan orang yang diamankan. Ada dua pokok perkara yang terjadi malam itu, penyerangan terhadap petugas dan penjarahan," kata AKBP Dicky saat dikonfirmasi VOI.
Dicky belum menjelaskan lebih rinci terkait jumlah pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kejadian di rumah Uya Kuya.
"Untuk total nanti apa pas rilis. Sore ini kita press rilis," ucapnya.
Kasat mengungkapkan, motif aksi penjarahan di rumah Uya Kuya adalah untuk mencari keuntungan pribadi.
"Motifnya apalagi selain mencari untung, biar menguasai harta kan," ujarnya.
Sementara belasan pelaku yang diamankan merupakan warga setempat.
"Banyaknya warga sekitar. Cuma untuk provokator utama masih kita cari," katanya.
Baca juga:
- Ucapan Terima Kasih dari Massa saat Menjarah Rumah Eko Patrio: "Pak Dewan yang Baik, Terima Kasih Yaa"
- Depan Gedung DPR RI Hujan, Massa Kian Membludak Melompati Pagar Tol Gatot Subroto
- Sebelum Ditemukan Tewas, KCP Bank Pelat Merah di Cempaka Mas Meeting offline di Pasar Rebo
- Prabowo Cium Bendera Merah Putih Sebelum Diserahkan ke Pembawa Baki
Kediaman artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PAN Uya Kuya didatangi sejumlah massa pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025.
Terdengar suara massa berteriak bersahut-sahutan, "Hancurkan", terdengar juga suara benda-benda yang pecah.
Massa yang berhasil menjebol pagar, kemudian menerobos naik ke lantai dua rumah Uya. Sementara massa lainnya menjarah sejumlah barang yang ada di dalam rumah.
Aksi penggerudukan rumah Uya Kuya ini diduga buntut dari viralnya video Uya tengah berjoget bersama anggota DPR lainnya dalam Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025, ditambah informasi besarnya gaji mereka sehingga memicu kemarahan rakyat.