Yenny Wahid Temui Pramono di Balai Kota, Minta Izin Gunakan Kepulauan Seribu untuk Pelestarian Lingkungan 

JAKARTA - Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, menyambangi Balai Kota DKI Jakarta untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Direktur Wahid Foundation ini meninta izin untuk mengadakan kegiatan pelestarian lingkungan di Kepulauan Seribu.

"Kita mau kerja sama untuk kesadaran iklim

Program pelestarian lingkungan, lalu terutama di daerah pesisir di DKI, di Pulau Seribu dan lain sebagainya," ungkap Yenny di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 22 Agustus.

Dalam kegiatan kesadaran iklim itu, Wahid Foundation akan melakukan pelatihan-pelatihan penyadaran tentang kebutuhan untuk mempertahankan lingkungan hidup, pengolahan sampah secara benar.

Kemudian, terdapat kegiatan pemberdayaan perempuan-perempuan, terutama di daerah pesisir untuk kesadaran lingkungan, serta ekonomi yang memastikan bahwa pengelolaan sampah itu benar.

"Lalu juga ada green economy, di mana perempuan bisa mendapatkan keuntungan dari sampah yang dihasilkan. Itu yang kita sedang gagas," ujar Yenny.

Menurut Yenny, Jakarta kini mulai sadar dalam kegiatan kampanye lingkungan hidup. Sehingga, Yenny ingin melanjutkan kampanye hingga mengakar ke kelompok bawah.

Jadi, sudah pas lah kita memang mau gerak ke arah sana. Ini untuk membantu ibu-ibu, terutama di masyarakat di tingkat komunitas terbawah, supaya bisa lebih punya kesadaran tentang perubahan iklim," ungkap dia.