Ingin Lulus? Ketahui Passing Grade SKD STAN 2025

YOGYAKARTA - Menjadi mahasiswa PKN STAN menjadi impian banyak lulusan SMA/SMK di Indonesia. Kampus kedinasan di bawah naungan Kementerian Keuangan ini menawarkan pendidikan berkualitas di bidang keuangan negara dengan peluang besar menjadi CPNS  setelah lulus. Tidak heran jika persaingan untuk masuk PKN STAN setiap tahunnya sangat ketat.

Salah satu tahap penting dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) STAN adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tes ini menjadi gerbang awal sebelum peserta melaju ke tahap seleksi selanjutnya.

Agar bisa lolos, peserta harus mencapai nilai ambang batas atau passing grade SKD STAN 2025 yang sudah ditetapkan. Karena itu penting bagi peserta mengetahui passing grade agar bisa mempersiapkan diri lebih matang.

Passing Grade SKD STAN 2025

SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sehingga transparan dan objektif. SKD terdiri dari tiga jenis tes utama, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Setiap tes memiliki passing grade yang wajib dicapai peserta. Passing grade SKD PKN STAN 2025 dibagi berdasarkan jalur pendaftaran.

  1. Jalur Reguler dan Pembibitan
  • TKP: minimal 156
  • TIU: minimal 80
  • TWK: minimal 65
  1. Jalur Afirmasi Kewilayahan
  • TIU: minimal 55
  • Nilai kumulatif SKD: minimal 281

Batas nilai ini menjadi standar kelulusan SKD, artinya meski nilai total peserta tinggi, jika salah satu komponen tidak mencapai ambang batas, maka otomatis dinyatakan tidak lulus. Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu menyeimbangkan kemampuan dalam mengerjakan ketiga bagian tes.

Jurusan PKN STAN 2025

PKN STAN menawarkan program pendidikan di bidang keuangan negara dengan berbagai jurusan. Pada jenjang Sarjana Terapan (S1), jurusan yang dibuka adalah:

  • S1 Akuntansi Sektor Publik
  • S1 Manajemen Aset Publik
  • S1 Manajemen Keuangan Negara

Sementara itu, untuk jenjang Diploma III (D3), pilihan jurusan meliputi:

  • D3 Akuntansi
  • D3 Kebendaharaan Negara
  • D3 Kepabeanan dan Cukai
  • D3 Manajemen Aset
  • D3 Pajak
  • D3 PBB/Penilai

Jalur Seleksi PKN STAN 2025

Calon mahasiswa bisa mendaftar melalui tiga jalur seleksi yakni jalur reguler, jalur pembibitan, dan jalur jalur afirmasi kewilayahan. Jalur Reguler  terbuka untuk seluruh pendaftar umum. Sementara jalur pembibitan bertujuan menjaring talenta dari daerah tertentu.

Syarat jalur pembibitan, peserta harus berdomisili di kota/kabupaten pembibitan sesuai KTP atau Kartu Keluarga. Selain itu, peserta juga wajib memiliki orang tua yang lahir di daerah tersebut, dengan bukti KTP.

Adapun untuk jalur afirmasi kewilayahan, peserta dari afirmasi pendidikan menengah (ADEM) harus menunjukkan surat keterangan dari sekolah serta KTP orang tua yang lahir di kota/kabupaten afirmasi.

Sementara itu, peserta non-ADEM diharuskan telah menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di daerah afirmasi dan juga memiliki orang tua yang lahir di sana, yang dibuktikan dengan KTP.

Tahun ini, kuota penerimaan mahasiswa baru hanya 500 orang. Dengan jumlah peserta pendaftar yang biasanya mencapai puluhan ribu, persaingan akan semakin ketat.

Bagi kamu yang bercita-cita menjadi bagian dari PKN STAN dan berkarier di bidang keuangan negara, persiapkan diri sebaik mungkin sejak sekarang. Persaingan memang ketat, tetapi dengan usaha, disiplin, dan strategi yang tepat, peluang untuk lolos tetap terbuka.