Pentingnya Progam Pola Hidup Sehat dan Bersih di Sekolah untuk Masa Depan Anak Berkualitas

JAKARTA - Mewujudkan Indonesia Emas 2045 merupakan salah satu fokus utama pemerintah saat ini. Untuk menciptakan hal tersebut, maka Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi target utama pembentukan adalah anak-anak di usia sekolah.

Dalam membentuk anak-anak untuk memiliki masa depan yang berkualitas, tidak hanya dari pendidikan dan karakternya saja, tetapi juga dari sisi kesehatan mereka. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih di sekolah demi kesehatan anak yang terjaga dengan baik.

Peran pemerintah dalam mencapai hal tersebut sangat dibutuhkan, termasuk juga kolaborasi untuk membantu pelaksanaannya yang lebih baik. Seperti yang dilakukan oleh Kao Indonesia yang menggelar program edukasi Anak KAO (Kreatif, Aktif, Optimis) - Sekolah Sehat 2025.

Program tersebut membentuk kontribusi sosial dan upaya menciptakan generasi masa depan yang lebih bersih, sehat, dan peduli lingkungan. Program ini didukung resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI (Kemendikdasmen) dan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes).

“Kami bangga dapat melanjutkan kolaborasi sinergis lintas sektor untuk bersama-sama menciptakan generasi masa depan yang tidak hanya sehat secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan kebersihan diri dan kelestarian lingkungan,” tutur Presiden Direktur Kao Indonesia, Shoichi Hasegawa, pada keterangan resmi, Kamis, 21 Agustus 2025.

Dalam pelaksanaannya, program Sekolah Sehat 2025 meliputi peningkatan kesadaran implementasi dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat kepada anak-anak. Mulai dari cuci tangan pakai sabun, mandi setelah beraktivitas, menjaga kebersihan pakaian, manajemen kebersihan menstruasi dan pubertas, hingga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memisahkan sampah kemasan.

Tak hanya itu, program Sekolah Sehat juga diharapkan ke depannya mengajarkan anak terkait konsumsi makanan bergizi seimbang, gaya hidup sehat, untuk kesehatan tubuh yang baik secara menyeluruh.

“Diharapkan tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah antara lain makan makanan bergizi seimbang termasuk mengendalikan konsumsi gula berlebih, rajin aktivitas fisik atau olahraga 1 jam per hari, tidak merokok, cuci tangan yang benar, mengikuti cek kesehatan,” ujar Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas, Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI, dr. Elvieda Sariwati, M.Epid.

Selain itu, Sekolah Sehat, Kao Indonesia juga menginisiasi Anak KAO BISA (Bijak Sampah) di 10 sekolah terpilih. Ini bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan diri dan lingkungan dalam mengolah sampah, untuk menciptakan perubahan lebih bersih di sekolah yang bermanfaat untuk masa depan mereka.