Bunda Jangan Salah, Ketahui Porsi Makan Bayi 6 Bulan agar Berat Badan Seimbang

YOGYAKARTA - Memasuki usia 6 bulan, bayi mulai membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI). Sayangnya, masih banyak orang tua masih bingung tentang porsi makan bayi 6 bulan yang tepat.

Agar berat badan bayi tetap seimbang, para orang tua perlu memahami aturan porsi makan sesuai usia dan tahap perkembangannya. Dengan pemberian MPASI yang benar, si kecil akan mendapatkan asupan gizi optimal!

Mengetahui Porsi Makan Bayi 6 Bulan

Bayi akan siap secara perkembangan untuk mencoba makanan padat yang biasanya pada usia 4 hingga 6 bulan. Pada tahap awal, pemberian MPASI bukan semata soal gizi, tetapi lebih pada membiasakan bayi dengan rasa dan tekstur baru di mulutnya.

Baca juga artikel yang membahas Dampak Pemberian MPASI Terlalu Dini, Orang Tua Perlu Waspada!

Dilansir dari laman Baby Center, sebagai langkah awal, Anda dapat memberikan 1–2 sendok teh makanan dari satu jenis bahan makanan. Setelah bayi mulai terbiasa, porsi bisa ditingkatkan menjadi 1–2 sendok makan sekali sehari.

Penting untuk memperhatikan tanda kenyang yang ditunjukkan bayi, jangan memaksa. Pilihan makanan pertama yang populer di antaranya mangga, pisang, ayam, daging sapi, kacang polong, ubi, hingga sereal bayi.

Ingat, perkenalkan satu jenis makanan dalam satu waktu, dan beri jeda 3–5 hari sebelum mencoba bahan baru. Dengan begitu, jika terjadi reaksi alergi atau intoleransi, orang tua lebih mudah mengenali penyebabnya.

Porsi Makan Bayi Usia 6–8 Bulan

Kemudian saat bayi mulai terbiasa dengan MPASI, orang tua bisa menambah frekuensi makan sekaligus memperkaya variasi menu.

Umumnya, bayi berusia 8 bulan sudah makan dua kali sehari dengan porsi makanan padat. Secara bertahap, setiap kali makan Anda bisa memberikan dua jenis makanan berbeda. Pastikan ada keseimbangan antara protein, sayuran, buah, dan biji-bijian dalam menu harian bayi.

Kemudian perkenalkan makanan baru sedikit demi sedikit, cukup 1–2 sendok teh untuk awal, agar bayi terbiasa dengan rasa dan teksturnya. Mulailah dengan konsistensi yang lebih encer, lalu tambahkan tekstur seiring kemampuan bayi mengunyah dan menelan.

Perlu diketahui, wajar bila konsumsi ASI atau susu formula berkurang karena porsi makanan padat meningkat. Selain itu, orang tua juga  sebaiknya menyediakan pilihan makanan sehat dan membiarkan bayi menentukan seberapa banyak ia ingin makan.

Anda bisa memulainya dengan ubi putih, alpukat, apel, blueberry, dan kacang polong. Jika bayi Anda sangat suka makan dan sering mencoba mengambil makanan orang lain di meja, maka hal ini menunjukkan bahwa minat bayi pada makanan bisa tumbuh pesat. Bayi akan doyan makan asalkan orang tua konsisten memperkenalkan makanan bergizi sejak dini.

Bagaimana Jika Bayi Menggigit Makanan?

Dilansir dari laman Solid Starts, bayi sebenarnya sudah dibekali refleks alami untuk mengatur makanan di mulutnya. Saat menggigit, otak akan memberi sinyal untuk mengunyah.

Bayi bisa memindahkan makanan di dalam mulut, memuntahkannya, menelannya utuh, atau bahkan tersedak ringan (gagging) dan itu normal. Namun penting untuk menghindari memasukkan jari ke mulut bayi karena justru bisa mendorong makanan lebih jauh ke tenggorokan.

Apakah Boleh Memberi Potongan Kecil?

Untuk bayi usia 6–8 bulan, potongan kecil atau cincangan halus sebaiknya dicampur dengan makanan yang bisa disendok, seperti yoghurt atau kentang tumbuk. Mengapa harus melakukan hal ini?

Perlu diketahui, bayi di usia ini belum menguasai ‘pincer grasp’  atau kemampuan menjepit dengan jari telunjuk dan ibu jari, karena mereka baru bisa melakukannya di usia 8–9 bulan. Faktanya, memberikan potongan kecil justru bisa membuat bayi sering memuntahkan makanan karena kesulitan mengaturnya di mulut.

Dapat disimpulkan, agar berat badan bayi seimbang, kuncinya ada pada pemberian MPASI sesuai usia, porsi yang tepat, dan variasi gizi seimbang.

Selain itu, perhatikan tanda kenyang pada bayi, hindari memaksa makan, serta tetap berikan ASI atau susu formula agar kebutuhan nutrisi harian bayi terpenuhi optimal. Apakah sudah jelas Bunda?

Selain pembahasan mengenai porsi makan bayi 6 bulan, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di  VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami!