Diduga Tahu Aliran Dana Kasus Korupsi BJB, Lisa Mariana Diperiksa Jumat Besok
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan pemanggilan Lisa Mariana untuk diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di PT BPD Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) yang merugikan negara Rp 222 miliar. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat 22 Agustus.
"Benar, jadi ada penjadwalan untuk pemanggilan kepada yang bersangkutan sebagai saksi. Tentu dalam konteks sebagai saksi, akan didalami apa yang dia ketahui terkait dengan perkara ini," ungkap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu 20 Agustus.
Budi menjelaskan, KPK menduga kuat Lisa mengetahui aliran dana dalam kasus BJB. Dugaan ini ikut menjadi sorotan publik lantaran nama Lisa dikaitkan dengan polemik hubungannya dengan Ridwan Kamil (RK).
"Tentu apa yang dilakukan oleh KPK semuanya adalah berangkat dari alat bukti. Jadi perspektifnya adalah perspektif hukum. Jadi memang kebutuhan untuk memanggil atau memeriksa pihak-pihak tertentu, tentu ada kebutuhan penyidik. Bahwa yang bersangkutan diduga mengetahui adanya dari konstruksi perkara di BJB ini," lanjut Budi.
Baca juga:
Sejauh ini, KPK belum memastikan apakah Lisa juga mendapatkan keuntungan dari dugaan korupsi pengadaan iklan BJB. Keterangan Lisa akan digali secara mendalam, termasuk kaitannya dengan Ridwan Kamil.
Pemanggilan Lisa bertepatan dengan ramainya pemberitaan soal tes DNA anak Lisa yang tidak terbukti merupakan hasil hubungan dengan RK.