Menteri Kebudayaan Fadli Zon Bentuk Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menandatangani SK Pembentukan Tim Kajian dan Pemugaran Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional Gunung Padang. SK tersebut diserahkan langsung kepada Dr. Ali Akbar untuk memimpin tim, di kantor Menteri Kebudayaan, Jakarta, Rabu, 13 Agustus.

Menbud Fadli Zon menegaskan tim bertugas melakukan kajian pemugaran, studi teknis, penyusunan rencana, pelaksanaan, hingga pelaporan hasil. “Fokusnya menjaga kelestarian Situs Gunung Padang agar tetap terpelihara untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Situs purbakala di Cianjur, Jawa Barat, ini sudah diteliti sejak era kolonial dan diakui sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional. Usianya diperkirakan ribuan tahun. Sejumlah bagian kini mengalami kerusakan alami—batu patah, roboh, hingga runtuh—yang memerlukan pemugaran segera.

Dr. Ali Akbar menyebut pemugaran diawali kajian ilmiah. “Gunung Padang telah menarik perhatian ilmuwan dunia. Kajian ini diharapkan menjawab banyak pertanyaan sekaligus melindungi situs bersejarah ini. Terima kasih kepada pemerintah, khususnya Menteri Kebudayaan, atas kepercayaan yang diberikan,” ucapnya.

Pemugaran akan melibatkan pakar lintas disiplin untuk memastikan setiap tahap sesuai kaidah ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendekatan komprehensif ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik situs, tetapi juga memperkaya pengetahuan tentang peradaban masa lalu.

Seperti pemugaran Candi Borobudur pada 1980-an yang menjadi kebanggaan nasional, kajian dan pemugaran Gunung Padang diharapkan Fadli Zon bisa memberi manfaat bagi ilmu pengetahuan dan menambah deretan warisan budaya Indonesia yang diakui dunia.