Kapal Pencari Benur Terbalik di Perairan Cilacap, 2 ABK Berhasil Dievakuasi
JAKARTA - Tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban perahu Jaya Sentosa 07 yang terbalik akibat dihantam gelombang tinggi di perairan Teluk Penyu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
"Kedua korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Mereka terdiri atas Sayidin (39) dan Nain (41), warga Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang merupakan ABK (Anak Buah Kapal) perahu tersebut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap M Abdullah di Cilacap, Rabu, disitat Antara.
Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi saat perahu pencari benur itu dalam perjalanan kembali ke Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap pada Rabu, pukul 12.30 WIB.
Akan tetapi, saat berada di depan muara Sungai Kaliyasa PPS Cilacap, tiba-tiba mesin perahu tersebut mati dan saat bersamaan terjadi gelombang tinggi.
"Gelombang tinggi tersebut langsung menghantam perahu hingga terbalik," katanya.
Baca juga:
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, pihaknya segera mengerahkan personel Basarnas dan potensi SAR lainnya menuju lokasi kejadian guna melakukan pertolongan.
Kedua korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Tim SAR kemudian membawanya ke daratan pada pukul 13.10 WIB untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Selain mengevakuasi ABK, tim SAR gabungan juga membantu menarik perahu yang terbalik menuju daratan.
"Dengan dievakuasinya seluruh ABK beserta perahu yang terbalik, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Abdullah.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan untuk mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah pada Rabu hingga beberapa hari ke depan.
"Tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah khususnya perairan selatan Cilacap pada Rabu 13 Agustus hingga beberapa hari ke depan berpotensi mencapai kisaran 2,5-4 meter yang masuk kategori tinggi," katanya.