Pemkot Jaksel Tawarkan Sewa Lapak Gratis 3 Bulan untuk Pedagang Barito yang Direlokasi

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menawarkan fasilitas sewa lapak gratis selama tiga bulan bagi para pedagang Lokasi Sementara (Loksem) Barito yang direlokasi ke pasar-pasar milik Perumda Pasar Jaya.

“Pemkot Jakarta Selatan memberikan kesempatan kepada para pedagang Barito untuk memilih pasar yang mereka anggap cocok, dan kami gratiskan sewanya selama tiga bulan,” ujar Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Kebijakan ini diambil untuk membantu para pedagang tetap bisa berjualan sambil menunggu pembangunan lokasi usaha baru mereka di kawasan Lenteng Agung rampung.

Anwar menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pedagang agar tetap memiliki tempat usaha yang layak.

“Silakan pilih pasar mana yang representatif. Selama pasar itu berada di bawah naungan Perumda Pasar Jaya, kami siap fasilitasi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Pemkot Jaksel juga menyediakan bantuan angkutan barang milik pedagang menuju lokasi pasar yang dipilih, dengan menggunakan fasilitas milik pemerintah.

Namun, Anwar mengingatkan bahwa pedagang juga harus mematuhi kesepakatan yang telah ditandatangani bersama pada 28 Juli 2025. Dalam perjanjian tersebut, pedagang menyatakan bersedia mengosongkan kios di Loksem Barito paling lambat pada Minggu, 3 Agustus 2025, pukul 23.00 WIB.

“Para pedagang juga menyatakan bersedia menunggu hingga proses pembangunan kios di Lenteng Agung selesai dan siap digunakan untuk kembali berjualan,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Jaksel telah melakukan sosialisasi dan meminta para pedagang di Loksem Barito agar secara sukarela mengosongkan kios mereka untuk dilakukan penataan.

Sebagai alternatif, mereka diberikan pilihan untuk berjualan sementara di beberapa pasar binaan Perumda Pasar Jaya, seperti:

Pasar Mampang

Pasar Pondok Indah

Pasar Pondok Labu

Pasar Tebet Barat

Pasar Tebet Timur

Pasar Bata Putih

Pasar Kebayoran Lama

Relokasi ini berkaitan dengan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menggabungkan tiga taman di Jakarta Selatan—Taman Leuser, Taman Ayodhya, dan Taman Langsat—menjadi Taman Utama ASEAN, yang ditargetkan selesai pada Desember 2025.