Sempat Tertunda, Drake Akhirnya Resmi Batalkan Empat Pertunjukan di Australia dan Selandia Baru
JAKARTA - Setelah lima bulan lamanya, rapper asal Kanada, Drake, akhirnya resmi membatalkan jadwal tur di Australia dan Selandia Baru, yang sempat tertunda
Pada Februari lalu, rapper 38 tahun itu menggelar tur di Australia dan Selandia Baru untuk pertama kalinya sejak delapan tahun terakhir.
Ia dijadwalkan tampil dalam 16 pertunjukan dengan tiket yang habis terjual seluruhnya. Namun setelah menjalani 12 pertunjukan, ia menunda empat pertunjukan tersisa di Brisbane, Sydney, dan Auckland karena bentrok dengan jadwal lain.
Saat itu, perwakilan Drake mengatakan pihaknya berupaya menjadwal ulang empat pertunjukan tersisa, sekaligus menambahkan beberapa pertunjukan lain.
Namun untuk saat ini, harapan para penggemar yang masih memegang tiket tampaknya harus sirna, karena pernyataan resmi sudah diumumkan.
Baca juga:
"Meskipun telah dilakukan upaya keras untuk menemukan solusi, penjadwalan ulang dalam jangka waktu yang diperlukan tidak memungkinkan,” bunyi pernyataan Live Nation Australia selaku promotor, dikutip NME, Rabu, 30 Juli.
“Drake tetap berkomitmen untuk kembali dan menampilkan pertunjukan-pertunjukan ini ketika jadwalnya memungkinkan,” sambungnya.
Di lain sisi, Drake memulai tur “$ome $pecial $ongs 4 UK” di Utilita Arena, Birmingham pada 20 Juli. Namun, ia membatalkan pertunjukan di Co-op Live Arena, Manchester yang dijadwalkan pada 27 Juli, setelah sebelumnya tampil dalam dua pertunjukan di sana.
Pembatalan pertunjukan di Manchester disebut karena adanya permasalahan logistik perjalanan.