5 Cara Mengatasi Insomnia saat Diet Ketat, Pastikan Nutrisi Terpenuhi
YOGYAKARTA – Jika dilakukan secara tepat, diet dapat membantu detoks tubuh dan menyehatkan. Tetapi banyak orang yang menjalani diet ketat untuk menurunkan berat badan mengalami gangguan tidur sebagai efek sampingnya. Padahal, kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesuksesan diet dan kesehatan secara keseluruhan. Kalau Anda sedang berdiet namun tidur menjadi tidak nyenyak, beberapa penyesuaian kecil bisa membantu. Berikut cara mengatasi insomnia saat diet ketat yang perlu dilakukan.
1. Jangan lewatkan karbohidrat kompleks
Saat berdiet, banyak orang langsung memangkas semua jenis karbohidrat. Padahal, tubuh masih memerlukan karbohidrat kompleks untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Karbohidrat ini juga membantu produksi serotonin yang berperan dalam kualitas tidur. Anda bisa memilih sumber sehat seperti oats, ubi, atau nasi merah dalam porsi yang terkontrol. Hindari karbo cepat saji, tapi jangan hilangkan karbohidrat sepenuhnya.
2. Perhatikan jam makan malam
Makan terlalu larut malam bisa menyebabkan tubuh belum selesai mencerna saat Anda tidur. Sebaliknya, jika makan terlalu sore, Anda bisa merasa lapar di tengah malam dan terbangun. Mengutip Sleep Foundation, Selasa, 29 Juli, perlu mengusahakan makan malam 2–3 jam sebelum tidur dengan porsi ringan namun cukup bergizi. Pastikan Anda tidak tidur dalam kondisi terlalu kenyang atau terlalu lapar.
3. Konsumsi protein seimbang
Protein sangat penting dalam diet, tapi konsumsi berlebihan terutama daging merah, bisa membuat pencernaan lambat dan mengganggu tidur. Maka, pilihlah sumber protein ringan seperti ayam tanpa kulit, ikan, telur, atau tahu dan tempe. Kombinasikan dengan sayuran agar tubuh tetap ringan dan tidak "kerja keras" di malam hari. Perlu Anda ketahui, protein juga membantu menjaga massa otot selama Anda menurunkan berat badan.
4. Hindari kafein dan gula di sore hari
Mungkin Anda merasa butuh camilan manis atau kopi untuk menambah energi saat diet. Namun, konsumsi kafein atau gula berlebih di sore atau malam hari bisa membuat Anda sulit tidur. Karena itu perlu memilih camilan sehat seperti buah, kacang-kacangan, atau teh herbal bebas kafein. Anda juga perlu membatasi kafein setidaknya 6 jam sebelum tidur untuk menjaga kualitas istirahat Anda.
Baca juga:
5. Pastikan asupan mikronutrien tercukupi
Diet ketat kadang membuat tubuh kekurangan nutrisi penting seperti magnesium, zinc, dan vitamin B kompleks. Semua mikronutrisi tersebut, berkaitan dengan kualitas tidur. Anda bisa mencukupi kebutuhan ini melalui makanan atau suplemen jika diperlukan. Tentu saja, Anda perlu konsultasi ke dokter dan ahli gizi untuk memastikan hasil optimal dari diet ketat yang Anda Jalani. Yang pasti, makanan berupa sayuran hijau, kacang, dan biji-bijian bisa jadi pilihan sehat dan alami.
Tidur dan diet sama pentingnya dalam menjaga kesehatan. Jika Anda menjalani diet ketat tapi kualitas tidur menurun, maka proses penurunan berat badan bisa terhambat. Dengan langkah sederhana seperti yang dijelaskan di atas, Anda bisa tetap tidur nyenyak sambil berdiet sehat.