Makna Logo PSI, Mawar Kini Berubah Jadi Gajah

YOGYAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi mengganti logonya dalam Kongres PSI pada Sabtu, 19 Juli. Logo yang awalnya bergambar tangan memegang bunga mawar berwarna putih kini menjadi gajah berwarna hitam dan merah.

Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep berharap setelah rebranding PSI bisa seperti gajah, menjadi kekuatan politik yang besar dan kuat namun tetap rendah hati.

“Seperti gajah yang besar tapi lembut, kuat namun penuh kearifan, kami ingin PSI hadir sebagai kekuatan politik yang tegas dan tetap rendah hati, bergerak pelan tapi pasti,” kata Kaesang saat penutupan Kongres PSI 2025 di Edutorium UMS, Solo, Minggu malam, 20 Juli.

Sebuah logo tentu mengusung makna filosofis tertentu. Berikut sejumlah makna dari logo baru bergambar gajah.

Makna Logo PSI

Mengacu laman resmi PSI, simbol gajah dipilih karena mengandung sejumlah makna filosofis yang mencerminkan nilai dan semangat baru partai.

  1.  Gajah itu kuat, cerdas, dan bijaksana

Gajah pada logo baru PSI terdiri dari dua bentuk dan warna. Pada bagian tubuh berwarna hitam, sedangkan bagian kepala dan belalai berwarna merah dengan latar berwarna putih.

Gajah sebagai simbol kekuatan, kesetiaan, kemakmuran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah identitas dan semangat baru PSI untuk hadir makin dekat dan relevan, terus perjuangkan aspirasi demi Indonesia maju, adil, dan sejahtera.

2.  Optimis raih cita-cita besar PSI

Kepala gajah berwarna merah dengan belalai menggapai langit adalah wujud optimisme, berani bermimpi dengan tindakan nyata, terus berjuang meski rintangan menghadang.

3. Kekuatan solidaritas, penuh kesetiaan

Tubuh dan kaki gajah berwarna hitam menunjukkan kesetiaan dan solidaritas menjadi nilai utama di setiap langkah PSI. Kekuatan ideologi menopang semangat solidaritas untuk terus perjuangkan yang terbaik.

4. Cerdas dan tajam untuk Kemajuan

Gajah sebagai simbol ilmu pengetahuan menjadi identitas baru. PSI yang setiap gerak langkahnya dipersembahkan untuk kemajuan dan peradaban bangsa Indonesia.

Kata Prabowo dan Jokowi soal Logo Baru PSI

Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Kongres PSI (Dok. PSI)

Presiden Prabowo mengaku sangat menyukai gajah. Dia menduga "intel" PSI mengetahui kesukaannya ini, sehingga memilih gajah sebagai simbol baru partai.

"Saya tidak mengerti intelnya bagus sekali. Jadi PSI ini kok bisa membaca isi hatinya Presiden RI. Ini saya tidak ngarang, banyak yang dekat sama saya tahu betapa salah satu binatang yang paling saya sayang adalah gajah, " kata Prabowo saat penutupan Kongres PSI, Minggu malam, 20 Juli. 

Prabowo bahkan mengungkapkan rencananya untuk membangun kawasan konservasi gajah di Aceh. Sebagai pengusaha, dia memiliki izin Hutan Tanaman Industri (HTI) seluas 98.000 hektare di Takengon, Aceh. World Wide Fund for Nature (WWF) pernah meminta 10.000 hektare dari kawasan HTI tersebut untuk konservasi gajah, dan Prabowo tak hanya menyetujuinya, tetapi menggandakannya menjadi 20.000 hektare.

Sementara itu, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yang juga hadir dalam Kongres PSI, memiliki pandangannya sendiri terkait logo baru PSI. Menurutnya, gajah melambangkan ilmu pengetahuan, yang menandakan kader PSI merupakan orang-orang cerdas.

"Logo gajah. Gajah ini adalah lambang ilmu pengetahuan. Artinya, PSI adalah partai cerdas. Anggotanya, kadernya kader-kader yang cerdas, anggota-anggota yang cerdas," kata Jokowi dalam Kongres PSI, Sabtu 19 Juni.

Lebih lanjut, Jokowi menilai gajah juga melambangkan kebijaksanaan dan kekuatan. "Gajah juga melambangkan, setahu saya, selain ilmu pengetahuan, juga melambangkan kebijakan. Tapi, yang paling penting, gajah itu kuat dan besar," ujar Jokowi.

Jokowi menyatakan dukungan penuhnya terhadap PSI di bawah kepemimpinan baru Kaesang Pangarep, putra bungsunya. Dia yakin PSI mampu tampil sebagai partai yang cerdas, bijak, dan kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. "Oleh sebab itu, saya akan full mendukung PSI," kata Jokowi.