6 Tips Memanggang Daging yang Lebih Aman dari Risiko Kanker

YOGYAKARTA - Memasak daging apapun jenisnya, termasuk ayam, ikan, sapi, atau babi dengan suhu tinggi berisiko menghasilkan senyawa berbahaya seperti heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs). Memasak daging, harus dengan suhu di bawah 150 derajat Celsius karena, suhu tinggi bisa membentuk HCAs dari saat asam amino dan kreatin dalam daging setelah bereaksi karena suhu panas. Sedangkan PAHs berasal dari asap yang menempel balik pada makanan ketika lemak menetes dan terbakar .

Studi dari UCLA menyebutkan bahwa paparan jangka panjang terhadap HCAs dan PAHs terkait dengan meningkatnya risiko kanker prostat, kolorektal, dan pankreas. Pendapat serupa diungkap oleh MD Anderson Cancer Center yang menyarankan agar seseorang membatasi konsumsi daging merah dan menghindari arang dari daging yang gosong.

Ilustrasi tips memanggang daging yang lebih aman dari risiko terkena kanker (Freepik/chandlervid85)

Belum ada bukti langsung bahwa sekali konsumsi daging panggang bisa menyebabkan kanker. Namun meta-analisis epidemiologis menunjukkan bahwa konsumsi daging merah dan olahan secara rutin berkaitan erat dengan peningkatan risiko kanker kolorektal sebesar 25% pada mereka dengan konsumsi tertinggi dibanding terendah. Proses ini semakin diperparah jika daging dimasak matang banget atau gosong. Sebab saat itulah HCAs dan PAHs paling banyak terbentuk, mengutip Cancer National Institute, Selasa, 15 Juli.

Organisasi seperti WHO dan IARC telah mengklasifikasi daging olahan sebagai karsinogen Grup 1 dan daging merah sebagai “mungkin karsinogen” dengan kategori Grup 2A. Maka, konsumsi rutin makanan tersebut dalam jumlah besar jelas tidak dianjurkan.

Tips memanggang daging yang lebih aman dari risiko kanker

Menikmati daging panggang dalam waktu tertentu, harus tahu betul cara memanggangnya yang benar. Alih-alih memanggang hingga kering dan sedikit gosong berasap, lebih baik mengikuti tips memanggang daging yang lebih aman dari risiko kanker berikut ini.

1. Marinasi sebelum dipanggang

Marinasi daging berbasis lemon, rosemary, thyme, atau oregano memberikan rasa yang nikmat. Baiknya lagi, melansir Verrywell Health, bahan marinasi tersebut mampu mengurangi HCAs hingga 90% berkat kandungan antioksidannya.

Ilustrasi tips memanggang daging yang lebih aman dari risiko terkena kanker (Freepik/Azerbaijan_stockers)

2. Masak terlebih dahulu di microwave sebelum dipanggang

Memanggang daging mentah hingga matang, perlu perlakuan khusus. Jangan sampai memakai suhu bara yang tinggi, biar matang. Disarankan kurangi waktu panggang langsung ke bara panas juga menurunkan pembentukan senyawa karsinogenik. Maka bisa dimasak terlebih dahulu di microwave sampai hampir matang. Lalu sempurnakan rasa smookey dengan sedikit dipanggang.

3. Jangan terlalu gosong

Sebisa mungkin, buang bagian yang gosong atau hitam. Konsumsi bagian dalam yang tidak terkena api langsung, atau yang tidak gosong. Perlu dipahami, bagian yang gosong karena terkena panas tinggi. Jadi, hindari makan bagian tersebut ya.

4. Pilih lemak rendah

Ada banyak pilihan potongan daging, yang tentu saja akan memiliki sensasi rasa berbeda-beda ketika dipanggang. Tetapi untuk lebih aman konsumsi dan meminimalisir risiko kanker, gunakan daging tanpa lemak seperti dada ayam atau ikan. Selain karena lezat, risiko asap lemak dan PAHs jauh lebih rendah.

5. Gunakan teknik pemanggangan tidak langsung

Memanggang daging, harus dengan api yang tidak kena langsung. Maka atur panggangan agar panas tidak langsung mengenai makanan. Dengan begitu, proses memasak tetap aman dari api besar.

6. Tambahkan sayur dan buah

Konsumsi bersama sayur dan buah kaya antioksidan membantu menetralisir paparan HCAs dan PAHs. Menurut ahli onkologi, dokter Mikkael A. Sekeres dilansir The Washington Post, konsumsi makanan nabati mengurangi risiko berbagai jenis kanker. Maka, perhatikan menu makanan Anda setiap harinya. Lebih baik, perbanyak makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan alih-alih daging merah.

Secara umum, memanggang sesekali tidak akan langsung menyebabkan kanker. Namun, risiko terkena kanker bisa menumpuk secara kumulatif. Artinya, tips memanggang daging lebih aman dari risiko kanker di atas perlu diperhatikan. Apalagi jika Anda sering memanggang atau memiliki riwayat keluarga penyakit kanker.