Bisa Mati Secara Mendadak, BMW Umumkan Recall Lebih dari 70 Ribu Unit EV di AS

JAKARTA - Pemilik kendaraan listrik BMW di AS dihantui oleh masalah pada mobilnya, yakni berpotensi kehilangan daya secara tiba-tiba selama 20 detik.

Mengetahui masalah ini, BMW memutuskan untuk melakukan penarikan kembali (recall) sebanyak 70.852 unit kendaraan listrik yang merupakan produksi tahun 2022 dan 2024.

Melansir dari InsideEVs, Rabu, 2 Juli, pabrikan awalnya mengira masalah tersebut disebabkan oleh unit penggerak itu sendiri, bukan perangkat lunak yang mengendalikannya, tetapi sangat jarang sehingga tidak dapat menemukan masalahnya sebenarnya.

BMW mencatat antara tahun 2021 dan 2022, mereka menerima klaim garansi terkait masalah tersebut, yang semuanya menunjukkan kemungkinan kerusakan pada motor penggerak. 

Namun, setelah memeriksa motor, baterai bertegangan tinggi, dan unit kontrol elektronik secara menyeluruh, BMW tidak menemukan sumber masalahnya.

Karena mendapati jumlah laporan dan klaim garansi sangat rendah, pabrikan menilai masalah tersebut bukan berasal dari produksi dari pemasok.

Kemudian, penyelidikan terhadap masalah tersebut dilanjutkan hingga tahun 2023 dan 2024, ketika menjadi jelas bahwa tidak ada yang salah secara fisik dengan kendaraan tersebut.

Namun menurut dokumen dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), BMW menyimpulkan bahwa masalah tersebut teridentifikasi sebagai kondisi isolasi ganda yang sebenarnya sehingga memerlukan penghentian sistem tegangan tinggi.

Meskipun demikian, itu hanya kondisi isolasi tunggal. Sebagai tindakan pengamanan, sistem tegangan tinggi dimatikan untuk mencegah kemungkinan sengatan listrik atau risiko termal.

Beruntungnya, komponen seperti power steering dan pengereman masih berfungsi meskipun mobil telah kehilangan daya sepenuhnya sehingga pengemudi masih dapat mengendalikan kendaraannya.

Pabrikan asal Jerman ini belum menerima laporan terkait adanya kecelakaan, cedera, hingga korban jiwa yang disebabkan oleh masalah tersebut.

BMW melaporkan sebanyak 43 klaim garansi diajukan sebagai akibat dari cacat ini dan mencakup kurang dari 0,1% dari semua kendaraan yang berpotensi terkena dampak tersebut, yang menunjukkan bahwa kejadian ini sangat jarang terjadi.

Karena permasalahan ini, BMW melakukan penarikan kembali yang melibatkan model i4 diproduksi antara 2022 dan 2025 sebanyak 35.414 unit, i5 hingga 4.674 unit produksi 2024 dan 2025, i7 sebanyak 5.484 unit keluaran 2024, dan iX berjumlah 25.280 unit yang dirakit pada 2022 dan 2024.

Untuk menangani masalah tersebut, BMW mengimbau para pemilik EV untuk melakukan pembaruan perangkat lunak baik melalui dealer maupun over-the-air.

Dealer telah diberitahu mengenai masalah tersebut pada 13 Juni dan pihak pabrikan akan memberitahu ke pemilik mulai 5 Agustus mendatang.