Tampilan Jauh Lebih Menarik dan Canggih, Nissan Leaf Generasi Ketiga Siap Gaet Pengguna Mobil Konvensional
JAKARTA - Nissan Motor Co Ltd resmi meluncurkan Leaf serba baru atau generasi ketiga. Mengusung tagline "Effortlessly Electric", Nissan LEAF terbaru dirancang sebagai mobil listrik yang cocok untuk semua kalangan, tidak hanya bagi pengguna EV pemula, tetapi juga menjadi pilihan menarik bagi pengguna kendaraan mesin bensin konvensional.
Diketahui, sejak dikenalkan 1 Agustus 2009 Leaf dikenal sebagai kendaraan listrik tanpa emisi pertama di dunia yang dipasarkan secara massal. Sayangnya saat Leaf diluncurkan (2010), infrastruktur stasiun pengisian daya masih minim, terutama di beberapa pasar utama. Ini menyulitkan penggunaan sehari-hari, terutama di daerah yang belum siap untuk mobil listrik. Selain itu, generasi awal Leaf hanya memiliki jangkauan sekitar 100-150 km per pengisian, jauh lebih rendah dibandingkan kebutuhan konsumen untuk perjalanan jarak jauh.
Kini, generasi ketiga dari Leaf ini memberikan alternatif yang menarik bagi calon pembeli, yang ingin mendapatkan jangkauan maksimum yang lebih jauh, kecepatan pengisian daya yang lebih baik, hingga rangkaian teknologi yang memudahkan pengguna berkendara setiap hari.
Nissan LEAF terbaru tersedia dengan dua pilihan baterai lithium-ion berpendingin cairan yaitu 52 kWh yang mendukung output sebesar 130 kW dan torsi 345 Nm, lalu baterai 75 kWh yang menghasilkan torsi sebesar 160 kW dan 355 Nm dan memiliki jangkauan maksimum hingga 303 mil (sekitar 488 km). Sistem pemulihan dan manajemen termal yang ditingkatkan memungkinkan pemanfaatan panas yang dihasilkan oleh pengisi daya onboard untuk menghangatkan baterai, meningkatkan potensi regenerasinya dalam cuaca dingin. Plus, fungsi pendinginan termal baru yang terhubung dengan navigasi secara cerdas mengoptimalkan pendinginan baterai berdasarkan rute perjalanan yang dipilih.
Kenyamanan pengisian daya juga menjadi prioritas. Saat terhubung ke pengisi daya cepat, pemilik dapat mengisi ulang 10-80 persen daya hanya dalam 35 menit.
Presiden dan CEO Nissan, Ivan Espinosa, menegaskan bahwa Leaf terbaru merupakan bagian penting dari strategi Re:Nissan Action Plan.
“Leaf generasi pertama telah membuka jalan bagi era kendaraan listrik. Kini, generasi ketiga Leaf hadir dengan kombinasi performa impresif, desain stylish, dan teknologi mutakhir untuk mendorong gaya hidup elektrifikasi,” ujarnya, dikutip dari laman resminya, Rabu, 18 Juni.
Baca juga:
Mobil yang serba baru ini mewujudkan desain Futurisme Jepang Abadi dari Nissan dengan estetika khas Jepang yang disampaikan dengan cara yang sederhana namun sangat modern. Baik eksterior maupun interior menampilkan simbol geometris khas yang menggabungkan dua persegi panjang vertikal dengan tiga persegi panjang horizontal.
Siluet ala fastback dan fitur-fitur seperti gagang pintu depan yang rata, roda yang disetel secara aerodinamis, dan kolong mobil yang datar berpadu untuk memastikan Leaf yang serba baru tidak hanya terlihat berani dan ramping, tetapi juga menawarkan koefisien hambatan yang baik.
Layar bergaya monolit memiliki layar ganda berukuran 12,3 inci atau layar ganda berukuran 14,3 inci yang terintegrasi, tergantung pada kelas dan wilayah. Varian tertentu dilengkapi audio premium Bose Personal Plus dengan speaker yang terintegrasi ke sandaran kepala depan, memberikan pengalaman audio yang benar-benar memukau.
Atap Panoramik Peredup pertama Nissan yang dilengkapi pelindung panas dengan teknologi Polymer Dispersed Liquid Crystal (PDLC) yang tertanam memungkinkan pemiliknya menikmati cahaya alami dan kenyamanan sepanjang tahun hanya dengan satu sentuhan tombol.
LEAF terbaru juga dilengkapi dengan rangkaian lengkap teknologi bantuan pengemudi canggih dan inovatif, termasuk Intelligent Around View® Monitor 3D, Invisible Hood View, dan fungsionalitas Front Wide View.
Di beberapa pasar, tersedia juga Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menyuplai daya ke perangkat elektronik saat berkemah, serta Vehicle-to-Home (V2H) dan Vehicle-to-Grid (V2G) yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke rumah atau bahkan ke jaringan listrik publik.
Nissan LEAF generasi ketiga ini akan dirakit di Pabrik Tochigi di Jepang dan fasilitas produksi canggih Nissan di Sunderland, Inggris. Detail lebih lanjut termasuk harga akan diberikan mendekati dimulainya penjualan di setiap pasar.