Perubahan Tren Belanja di Masyarakat, Kebiasaan Nongkrong hingga Kesehatan Jadi Pilihan
JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang cenderung melambat, pola konsumsi masyarakat mulai mengalami pergeseran. Bukan lagi soal belanja besar-besaran atau membeli barang-barang mewah, kini tren belanja lebih mengarah pada pencarian pengalaman dan keseimbangan hidup.
Budaya “nongkrong” di kafe hingga belanja produk yang mendukung gaya hidup sehat seperti makanan organik, perlengkapan olahraga, hingga skincare, semakin digemari.
Fenomena ini mencerminkan perubahan prioritas konsumen yang lebih selektif dalam membelanjakan uang mereka terutama di pusat perbelanjaan.
Hal ini pun disadari oleh Senior Promotion Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan. Dia mengatakan, belakangan ini memang tren belanja masyarakat hingga tujuan orang datang ke pusat perbelanjaan mengalami sedikit perubahan di masa kini yang sering disebut "ekonomi sulit".
Kata Agung, terutama di mal Kota Kasablanka, jumlah pengunjung ke mal masih tinggi, namun ada pola konsumsi mereka mulai berubah.
"Alhamdulillah, traffic (pengunjung) tetap stabil. Tidak ada penurunan yang signifikan, tapi kami melihat adanya pergeseran perilaku terutama dalam hal belanja,” ungkap Agung Gunawan, Senior Promotion Manager Kota Kasablanka usai wawancara 'Shop Til You Win' di Kota Kasablanka, Jakarta, baru-baru ini.
Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi fokus pada pembelian barang-barang bernilai tinggi seperti gadget, tetapi lebih memilih aktivitas yang memberikan pengalaman langsung.
"Banyak yang lebih memilih menghabiskan waktu di kafe, mengajak anak bermain di playground, atau mengikuti aktivitas komunitas. Area kuliner dan hiburan sekarang jadi pusat keramaian,” jelasnya.
Konsumen juga mulai tertarik pada hal-hal yang bersifat kolektibel, seni, olahraga, dan gaya hidup sehat. Hal ini menunjukkan keputusan belanja saat ini tidak lagi sekadar soal konsumsi material, melainkan juga pencarian nilai emosional dan pengalaman sosial.
Baca juga:
Upaya pusat perbelanjaan menghadapi perubahan tren belanja
Dalam merespons tren ini, berbagai pusat perbelanjaan mulai menyelaraskan program dan aktivitas mereka dengan minat baru pengunjung. Salah satunya adalah Kota Kasablanka yang tengah menyelenggarakan program tahunan dalam rangka memperingati hari jadi ke-43 Pakuwon Group.
Program bertajuk ‘Shop Til You Win’ ini berlangsung hingga 14 September 2025 dan menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk memenangkan beragam hadiah, termasuk unit apartemen dan kendaraan listrik.
Namun, berbeda dari sekadar gimmick promosi, program ini juga ingin menghadirkan keterlibatan emosional dan keseruan keluarga dalam proses belanja.
Dengan sistem undian berbasis nilai transaksi, pengunjung cukup berbelanja minimal Rp500.000 untuk mengikuti pengundian hadiah bulanan dan hadiah tertentu, sementara pembelanjaan sebesar Rp 2.000.000 memberikan akses ke hadiah utama seperti apartemen atau mobil listrik BYD.
Kupon undian bisa diperoleh melalui aplikasi PG Card dan ditukar di konter khusus untuk dimasukkan ke dalam box undian.
"Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 19–21 September 2025, dan pajak hadiah akan ditanggung penyelenggara, sehingga pemenang tidak terbebani biaya tambahan seperti pajak maupun biaya on the road kendaraan," tutur Agung.
Di luar undian utama, program juga dilengkapi dengan hadiah bulanan seperti liburan ke Singapura, perhiasan emas, gawai terbaru, hingga perangkat elektronik rumah tangga. Semua pengundian dilakukan secara terbuka di Grand Atrium, Kota Kasablanka, dengan jadwal terdekat pada 12 Juli 2025.
“Kami ingin pengunjung merasakan belanja bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan penuh kejutan. Tidak hanya membawa pulang barang, tetapi juga membawa pulang cerita,” tutup Agung Gunawan.