Gubernur Banten Minta Sekolah Tidak Tahan Ijazah karena Tunggakan
SERANG - Gubernur Banten Andra Soni meminta seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk tidak lagi menahan ijazah para alumni dengan alasan tunggakan biaya.
"Saya dapat laporan masih (ada ijazah) tertahan. Alhamdulillah kita sedang mendata," ujarnya dilansir ANTARA, Jumat, 2 Mei.
Ia mengungkapkan, saat ini Pemprov Banten telah menebus sekitar 70 ijazah yang sebelumnya ditahan oleh sekolah. Pemprov akan terus melakukan pendataan untuk memastikan para lulusan menerima haknya.
"Sudah sekitar 70 alumnusnya menerima ijazah yang tertahan dan kemudian nanti kita sedang mendata dan akan menindaklanjuti supaya ijazah lainnya bisa diberikan kepada pemiliknya," kata Andra.
Gubernur Banten beberapa sekolah yang sebelumnya menahan ijazah kini mulai menjalin kerja sama untuk bergabung dalam program Sekolah Gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh swasta. Ia menegaskan penahanan ijazah sangat merugikan siswa, terutama dalam mencari pekerjaan.
"Ke depan sekolah ini kan biaya akan di-cover, termasuk uang gedung, uang pendaftaran dan lain-lain. Jadi tidak ada lagi alasan untuk menahan ijazah," ujar dia.
Andra berharap seluruh pelajar dan alumni mendapatkan akses pendidikan yang adil dan tidak terbebani oleh masalah administrasi keuangan.