Bimbim Slank Jelaskan Kronologi Kepergian Bunda Iffet
JAKARTA - Iffet Veceha alias Bunda Iffet, ibu dari Bimbim sekaligus eks manajer Slank, meninggal dunia pada Sabtu, 26 April pukul 22.42 WIB, dan telah dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat Minggu (27/4) siang.
Kepergian Bunda Iffet menjadi duka untuk keluarga besar Slank dan banyak musisi Tanah Air yang pernah tumbuh dan besar di Gang Potlot (Markas Besar Slank).
Bimbim menyatakan bahwa sang ibu menghembuskan nafas terakhir di kediamannya, dikelilingi oleh keluarga tercinta.
Drumer Slank itu menuturkan, Bunda Iffet sempat dirawat selama beberapa hari di rumah sakit karena kondisi kesehatannya.
“Bunda meninggal semalam, jam 22.42 WIB, setelah hari Senin pagi tiba-tiba tidur enggak bangun-bangun. Biasanya jam 8-9 tuh udah naik kursi roda, ke rumah sebelah untuk berjemur, tapi ini enggak bangun-bangun. Takut kan kita, akhirnya kita bawa ke rumah sakit,” tutur Bimbim kepada awak media setelah prosesi pemakaman Bunda Iffet.
Baca juga:
Setelah dibawa ke rumah sakit, kata Bimbim, Bunda Iffet kembali sadarkan diri keesokan harinya dan mulai berkomunikasi dengan normal bersama keluarga. Namun, dokter kembali mengevakuasinya ke HCU atau Unit Perawatan Intensif Tingkat Tinggi.
“Sebenarnya di hari kedua enggak ada apa-apa, tapi begitu hari keenam harus masuk HCU,” ujar Bimbim.
Dengan kondisi yang tidak cukup baik, Bunda Iffet meminta kepada keluarga untuk dipulangkan ke rumah. Seperti sudah tahu bahwa waktunya sudah tidak lama lagi, ia memilih untuk menghembuskan nafas terakhir di kediamannya.
“Di situ, dua hari sebelumnya juga udah minta pulang. Akhirnya kita berembuk, yaudah pulangin aja deh,” kata Bimbim. “Dan menurut dokter, risikonya mungkin Bunda enggak sampai rumah, tapi Bunda di situ bertahan, seperti yang dia mau, akhirnya sampai rumah, masih ada dua jam untuk pamit, kemudian meninggal.”
Musisi berusia 58 tahun itu menyebut tidak ada riwayat penyakit spesifik yang diderita sang ibu, namun usianya yang sudah tidak muda lagi membuatnya harus berhadapan dengan beberapa kendala kesehatan.
“Enggak ada sih (riwayat penyakit). Orang tua ya kadang-kadang gula (darah) naik, kadang-kadang darah tinggi. Umurnya 87 kan,” pungkasnya.