LG Digantikan Huayou, Kementerian ESDM Pastikan Siap Fasilitasi Investor Baru

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan memfasilitasi investor baru pengganti LG Energy Solution yang hengkang dari proyek baterai kendaraan listrik di Indonesia.

Asal tahu saja, perusahaan asal Korea Selatan ini akan digantikan oleh Zhejiang Huayou Cobalt Co.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Tri Winarno mengatakan pemerintah akan membantu investor yang akan masuk ke proyek investasi serta mendengar masukan yang disampaikan.

"Yang jelas gini poinnya, pemerintah selalu memberikan memfasilitasi setiap investasi. Pemerintah berusaha untuk mendekat bagaimana cara investasi bisa masuk," ujarnya kepada awak media, Jumat, 25 April.

Sementara itu terkait Huayou yang menjadi pengganti LG, Tri bilang dirinya belum bisa memastikan apakah akan ada mitra lain yang akan berinvestasi bersama perusahaan asl China ini. Untuk itu ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap mitra tambahan.

"Kalau misalnya B2B (business to business) kan ya pemerintah kan enggak bisa ngatur ya. Ya silakan aja kalau misalnya (mau cari mitra). Yang jelas kalau ada kendala, permasalahan, disampaikan ke kita, kita fasilitasi. Gitu poinnya ya," tandas Tri.

Asal tahu saja, sebelumnya Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan keputusan cabutnya LG dari proyek Titan ini merupakan keutusan Pemerintah Indonesia melalui surat yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tanggal 31 Januari.

"Lebih tepat dari kami yang memutus berdasarkan surat 31 Januari 2025 yang diterbittkan Kementerian ESDM," ujar Rosan yang dikutip Kamis, 24 April.

Keputusan ini diambil lantaran negosiasi antara Indonesia dengan LG berlangsung selama lima tahun belum membuahkan hasil yang signifikan.

"Karena negosiasinya sudah terlalu lama sedangkan kita ingin ini berjalan baik karena negosiasi lima tahun. Kan engga mungkin proyek lama," sambung Rosan.

Karena itu, pemerintah berinisiatif mengeluarkan surat penghentian kerja sama yang langsung dikirimkan kepada CEO LG Cheem dan LG Energy Solution.