Misi Kemanusiaan: Ditpolairud Evakuasi Warga Sakit dari Wilayah Perairan Banyuasin
PALEMBANG - Personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Selatan mengevakuasi seorang warga yang menderita sakit kencing batu di pesisir Sungai Desa Upang, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, untuk dibawa ke rumah sakit di Palembang.
Direktur Ditpolairud Polda Sumsel, Kombes Sonny Mahar Budi Aditiyawan menyatakan, evakuasi tersebut merupakan misi kemanusiaan untuk membantu warga yang dalam kondisi darurat kesehatan.
“Pasien atas nama Jaini, warga Desa Upang, diketahui menderita sakit kencing batu. Kami mendapat laporan melalui sambungan telepon pada Rabu sore, 23 April,” ujar Sonny di Palembang, Antara, Kamis, 24 April.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kondisi Jaini sudah cukup parah, dengan keluhan tidak bisa buang air kecil hingga mengeluarkan darah.
Menanggapi laporan tersebut, personel Pos Sandar Upang segera meluncur ke rumah Jaini menggunakan ambulans apung milik Ditpolairud Polda Sumsel. Setibanya di lokasi, tim langsung mengevakuasi pasien menuju rumah sakit di Kota Palembang.
“Perjalanan dari Desa Upang ke Palembang memakan waktu sekitar satu jam dengan ambulans apung,” jelasnya.
Kombes Sonny juga menegaskan bahwa pihaknya siap siaga 24 jam untuk memberikan bantuan transportasi air bagi masyarakat wilayah perairan, khususnya dalam keadaan darurat kesehatan.
“Ambulans apung kami tersedia secara gratis dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan. Jangan ragu untuk menghubungi kami,” imbuhnya.
Baca juga:
- 16 Kosmetik Berbahaya dan 9 Produk Tak Berlabel Halal, Puan Desak Reformasi Pengawasan
- Ikuti Forum Kelompok Parlemen Bela Palestina, Langkah Puan Dianggap Pengamat Sejalan dengan Diplomasi Prabowo
- 4 Penagih Utang Rusuh di Polsek Bukti Raya Anggota Geng "Debt Collector Fighter Pekanbaru"
- Motor Yamaha N-Max Milik Apen Akhirnya Kembali Setelah Sempat Dibegal Perampok Modus Debt Collector
Ambulans apung merupakan inovasi pelayanan Ditpolairud Polda Sumsel sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu masyaraka