Presiden Trump Berencana Berikan Tunjangan Bagi Imigran Ilegal yang Melakukan Deportasi Mandiri
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dalam wawancara yang disiarkan pada Hari Selasa, dirinya berencana untuk meluncurkan program baru yang menawarkan tunjangan bagi imigran ilegal yang bersedia meninggalkan AS secara sukarela.
Presiden Trump mengatakan "program deportasi mandiri" tersebut akan mencakup sejumlah bantuan keuangan dan prospek untuk memasuki kembali negara itu nanti secara legal.
"Kami akan memberi mereka tunjangan," kata Presiden Trump kepada Rachel Campos-Duffy dari Fox Noticias, menurut transkrip resmi wawancara yang direkam pada Hari Senin, melansir Reuters 17 April.
"Kami akan memberi mereka sejumlah uang dan tiket pesawat, dan kemudian kami akan bekerja sama dengan mereka. Jika mereka baik-baik saja, jika kami ingin mereka kembali, kami akan bekerja sama dengan mereka untuk membawa mereka kembali secepat mungkin," urai Presiden Trump.
Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan, ia tidak memiliki tambahan apa pun terhadap komentar Presiden Trump.
Diketahui, Presiden Trump yang merupakan seorang Republikan telah berjanji untuk mendeportasi sejumlah besar migran yang masuk ke AS secara ilegal, menguji batas-batas hukum negara itu untuk meningkatkan penangkapan dan deportasi.
Baca juga:
- Sekjen NATO Tegaskan Dukungan untuk Ukraina Tapi Juga Mendukung Upaya Presiden Trump
- Hamas Sebut Tidak Melihat Jaminan Nyata dalam Proposal Gencatan Senjata Baru Israel
- Macron Ingin Penderitaan di Gaza Diakhiri, Netanyahu Bilang Negara Palestina Hadiah untuk Teroris
- Dukung Rakyat Palestina, Maladewa Larang Warga Israel Masuki Wilayahnya
Pemerintahannya juga telah mendorong para imigran untuk membantu pengusiran mereka sendiri. Para imigran diminta untuk memberi tanda "niat untuk pergi" menggunakan aplikasi Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS yang disebut CBP Home.