Tolak Aksi Militer Sepihak, Presiden Sheinbaum: Rakyat Meksiko Tidak akan Menerima Intervensi Luar Negeri

JAKARTA - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan pada Hari Selasa, negaranya akan menolak tegas setiap aksi militer sepihak Amerika Serikat di Meksiko, mengingatkan tindakan militer semacam itu "tidak akan menyelesaikan apa pun."

Komentar Presiden Sheinbaum selama konferensi pers rutinnya di pagi hari muncul sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang laporan NBC News, bahwa Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan pesawat nirawak terhadap kartel narkoba di Meksiko untuk memerangi perdagangan gelap melintasi perbatasan bersama.

"Rakyat Meksiko tidak akan, dalam keadaan apa pun, menerima intervensi, campur tangan, atau tindakan lain apa pun dari luar negeri," tegas Presiden Sheinbaum, melansir Reuters 9 April.

Pejabat dari pemerintahan Trump telah berulang kali menolak dalam beberapa bulan terakhir untuk mengesampingkan serangan di Meksiko.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya mengatakan, semua opsi akan dipertimbangkan ketika ditanya tentang potensi penggunaan serangan di dalam Meksiko.

Laporan NBC News mengutip enam pejabat militer, penegak hukum, dan intelijen AS saat ini dan sebelumnya yang mengetahui masalah tersebut. Kendati demikian, dikatakan belum ada keputusan yang dibuat.

Departemen Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Presiden Sheinbaum mengatakan AS dan Meksiko memiliki dialog yang baik mengenai isu keamanan dan Dia tidak berpikir Washington akan melakukan tindakan sepihak seperti itu.

Namun, kekhawatiran meningkat dalam beberapa bulan terakhir di antara beberapa pejabat Meksiko, bahwa Pemerintahan Presiden Trump mungkin sedang menyiapkan panggung untuk mengambil tindakan militer sepihak di Meksiko, sebuah ide yang dilontarkan berulang kali selama kampanye presiden Trump.

Pada Bulan Februari, AS menetapkan Kartel Sinaloa dan kartel narkoba Meksiko lainnya sebagai organisasi teroris global, yang menurut beberapa analis dapat menjadi batu loncatan untuk tindakan tersebut.

Presiden Sheinbaum sejak itu mengusulkan reformasi konstitusional yang bertujuan untuk menambah perlindungan bagi kedaulatan nasional Meksiko.

Militer AS juga telah meningkatkan pengawasan udara terhadap kartel narkoba Meksiko untuk mengumpulkan intelijen guna menentukan cara terbaik untuk melawan aktivitas mereka.

Terpisah, selama sidang Kongres pada Hari Selasa, seorang pejabat senior Pentagon mengatakan militer saat ini tidak memiliki kewenangan untuk menyerang kartel di Meksiko.

Sebelumnya, Presiden Trump mempertimbangkan aksi militer di Meksiko selama masa jabatan pertamanya. Mantan menteri pertahanannya, Mark Esper, menulis dalam memoarnya, Trump bertanya setidaknya dua kali pada tahun 2020 apakah militer dapat "menembakkan rudal ke Meksiko untuk menghancurkan laboratorium narkoba." Esper menulis, ia menjawab itu akan ilegal dan merupakan tindakan perang.