Film Pernikahan Arwah (The Butterfly House) Usung Budaya Tiongkok dalam Balutan Horor
JAKARTA - Paul Agusta kembali dengan film terbarunya, Pernikahan Arwah (The Butterfly House). Film horor ini menjadi kolaborasi perdana Entelekey Media Indonesia dan Relate Films dengan latar budaya Tionghoa.
Dalam film ini, Morgan Oey dan Zulfa Maharani menjadi pasangan dan turut diperankan Jourdy Pranata, Brigitta Cynthia, Verdi Solaiman, dan lainnya.
Pernikahan Arwah (The Butterfly House) menceritakan Salim (Morgan Oey) dan Tasya (Zulfa Maharani), sepasang kekasih yang berencana menikah.
Salim dan Tasya hendak melakukan pemotretan pra-nikah namun rencana itu batal setelah Salim diberi tahu bahwa bibi Salim baru meninggal dunia. Bibi ini merupakan satu-satunya anggota keluarga Salim yang sedarah.
Salim ditemani Tasya pulang kampung dan memilih memindahkan proses foto pre-wedding ke rumah keluarga Salim. Selain itu, Salim ternyata harus melanjutkan ritual keluarganya untuk membakar dupa setiap hari di sebuah altar yang misterius atau nyawanya akan terancam.
Baca juga:
- Daftar Pemain Film Rangga & Cinta Diumumkan, Remake AADC Bentuk Musikal
- Sinopsis Film A Complete Unknown: Timothée Chalamet Menjelma Jadi Bob Dylan
- Carmen Hearts2Hearts, Orang Indonesia Pertama Debut di SM Entertainment
- Pengacara Bantah Rihanna Sengaja Bawa Anak ke Sidang A$AP Rocky: Bukan Demi Simpati
Kehadiran mereka dan tim foto pre wedding di rumah itu membuat arwah leluhur Salim yang meninggal di masa pendudukan Jepang muncul dan meneror mereka.
Tasya tergerak untuk menguak misteri masa lalu dari keluarga Salim untuk bisa menenangkan arwah tersebut, sekaligus membebaskan calon suaminya dari kewajibannya agar mereka bisa pergi dari rumah itu.
"Saya ingin membawa elemen horor yang lebih dari sekadar jumpscare. Budaya Tionghoa memiliki banyak tradisi spiritual yang menarik, dan saya ingin mengangkatnya dengan pendekatan yang lebih emosional dan penuh makna," ujar Paul Agusta.
"Film ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga menyentuh sisi emosional tentang keluarga, takdir, dan cinta. Semoga film ini dapat diterima oleh masyarakat luas, tentunya juga bisa menjadi pilihan tontonan yang berbeda bagi para penonton," kata Morgan Oey sebagai pemeran utama.
Film Pernikahan Arwah (The Butterfly House) tayang di bioskop Indonesia mulai Kamis, 27 Februari 2025.