Mike Portnoy Ungkap Caranya Hadapi Permasalahan Fisik yang Mulai Menua
JAKARTA - Bermain drum dengan intensitas tinggi dalam waktu yang lama seperti Mike Portnoy tentunya tidak mudah – bukan hanya dari segi teknis – namun juga ada permasalahan fisik yang semakin lama semakin menua.
Portnoy menjalani debutnya bersama Dream Theater di usia 22 tahun. Saat ini, usianya sudah 57 tahun, namun jenis musik yang dimainkannya masih menuntut intensitas tinggi.
Sang drumer tidak menutup diri, bahwa ia mengalami permasalahan pada fisiknya, yang mana sudah terakumulasi lebih dari 20 tahun lalu.
“Bagi saya, rasa sakit itu terakumulasi selama bertahun-tahun. Maksud saya, saya akan berusia 58 tahun, dan memainkan pertunjukan musik yang sangat berat selama tiga jam benar-benar menguras tenaga – Dream Theater bermain selama tiga jam. Jadi, tubuh saya harus menanggung banyak hal,” kata Portnoy saat wawancara terbaru dengan Samus Paulicelli di kanal YouTube 66Samus.
Portnoy mengatakan, sakit fisik pertama sudah dialaminya sejak usia 30-an. Saat itu, ia berada pada puncak permainan rock progresif bersama Dream Theater.
"Jika Anda menonton DVD Dream Theater 'Live At Budokan', siku kanan saya disangga penyangga saat itu. Saat itu saya benar-benar mulai mengalami masalah tendonitis, dan itu terjadi 20 tahun yang lalu, lebih dari 20 tahun yang lalu. Jadi, saya berusia tiga puluhan ketika mulai mengalaminya,” tutur sang drumer.
Baca juga:
“Dan saya harus mulai dipijat secara teratur. Saya akan mendatangi tukang pijat di tempat pertunjukan sebelum setiap pertunjukan, jika memungkinkan, atau ketika saya pulang, saya mendatangi tukang pijat biasa, seorang terapis. Itu sangat membantu. Dan terapi kiropraktik juga membantu, karena saya pernah mengalami saat-saat ketika itu mengganggu saya di atas panggung,” sambungnya.
Portnoy juga bercerita bagaimana punggungnya pernah kram saat tampil di Toronto pada pada tahun 1990an.
“Saya tidak bisa bergerak. Jadi di sela-sela lagu, kami harus bertanya apakah ada kiropraktik di rumah, dan benar-benar menghentikan pertunjukan selama 15 menit agar seorang kiropraktik datang untuk mengembalikan saya ke posisi semula,” katanya.
Saat ini, di tengah permasalahan fisiknya, Portnoy mencoba untuk melakukan pemanasan sebaik mungkin sebelum pertunjukan.
“Biasanya sekitar setengah jam sebelum pertunjukan, saya memiliki perlengkapan latihan di ruang ganti. Dan saya tidak memiliki rutinitas khusus – saya bukan tipe pemain yang masih pemula – tetapi saya hanya akan melakukan permainan singles dan doubles, hanya untuk melancarkan aliran darah dan sedikit menghangatkan otot dan mencoba untuk tidak tampil di panggung dalam keadaan kedinginan,” pungkasnya.