Menang Telak dalam Munas VII, Fathan Subchi Terpilih sebagai Ketua PB IKA PMII 2025-2030

JAKARTA – Fathan Subchi terpilih sebagai Ketua Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) periode 2025-2030. Ia menang telak dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII yang digelar di Hotel Sahid Jakarta, 21-23 Februari 2025.

Dalam pemilihan, Fathan meraih 188 suara, jauh mengungguli tiga kandidat lain: M Purnama Sidi dan Imam Nachrawi yang masing-masing mendapat 4 suara serta Zaini Rahman yang hanya memperoleh 2 suara. Kemenangan mutlak ini menunjukkan kuatnya dukungan alumni PMII terhadapnya.

Fathan saat ini menjabat sebagai Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Sebelumnya, ia pernah menjadi Anggota DPR RI selama tiga periode serta Wakil Ketua Komisi XI DPR RI. Ia juga memiliki rekam jejak panjang di PMII sebagai mantan Ketua Cabang PMII Jakarta serta aktif di berbagai organisasi, termasuk Ketua Umum Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) dan Pembina Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) DPD Jawa Tengah.

Usai terpilih, Fathan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan para alumni PMII di seluruh Indonesia. Ia menegaskan pentingnya konsolidasi alumni untuk memperkuat peran dalam berbagai bidang.

“Potensi alumni PMII sangat besar. Banyak yang berkiprah di birokrasi, legislatif, sektor usaha, pendidikan, hingga tokoh agama. Kita harus mengonsolidasikan kekuatan ini agar memberikan manfaat lebih luas bagi bangsa dan negara,” kata Fathan dalam keterangannya, Minggu (23/2/2025).

Menurutnya, selama ini banyak potensi alumni PMII yang belum terorganisasi dengan baik. Hal ini membuat kontribusi mereka belum optimal. Ia berkomitmen membangun jaringan yang lebih kuat, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.

“Saya yakin, jika potensi alumni dikonsolidasikan dengan baik, daya ungkitnya akan luar biasa, baik untuk alumni sendiri maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Fathan juga menekankan bahwa IKA PMII memiliki peran strategis dalam mewarnai perjalanan bangsa. Dengan akar kuat dan sejarah panjang perjuangan, organisasi ini bisa berkontribusi besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Saat ini Indonesia tengah memperkuat diri dalam pengembangan SDM, hilirisasi sumber daya alam, dan optimalisasi infrastruktur. IKA PMII harus ikut ambil bagian dalam mewujudkan cita-cita besar ini,” tutupnya.