Biaya Bayi Tabung, Ini Rinciannya
YOGYAKARTA – Bagi pasangan suami istri yang berencana memiliki momongan, program bayi tabung bisa jadi jalan keluar. Untuk mendukung keberhasilan program, pasangan suami istri wajib memenuhi syarat program bayi tabung salah satunya adalah biaya bayi tabung. Biaya tersebut dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan program mengingat tidak semua fasilitas kesehatan mampu melakukannya.
Biaya Bayi Tabung
Biaya program bayi tabung sebenarnya berbeda-beda tergantung banyak hal, mulai dari kondisi kesehatan hingga fasilitas kesehatan yang menyediakannya.
Dilansir dari situs resmi Universitas Gadjah Mada, besar biaya yang perlu dikeluarkan untuk program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) di klinik infertilitas di Indonesia adalah Rp99 juta. Angka tersebut diperuntukkan bagi kelompok usia kurang dari 33 tahun.
Biaya makin besar untuk kelompok usia 35-39 tahun yakni sebesar Rp112 juta. Sedangkan untuk usia di atas 40 tahun biaya yang dibutuhkan adalah Rp109 juta.
Rincian Biaya Program Bayi Tabung di Rumah Sakit
Bagi Anda yang membutuhkan rincian biaya program, berikut ini gambaran umumnya. Biaya berikut ini berdasarkan informasi yang diunggah di website ciputrahospital.
- Pemeriksaan Kesuburan Dasar (Basic Fertility Screening)
Tahap pertama yang akan dilakukan adalah pemeriksaan kesuburan baik dari pihak istri maupun suami. Tahap ini membutuhkan biaya kurang lebih Rp3 juta, ditambah biaya analisis sperma Rp500 ribu.
- Penyuburan Kandungan (Clomid Medication)
Biasanya akan dilakukan proses stimulan untuk menyuburkan kandungan. Proses ini melibatkan ibat hormon yang membantu merangsang ovulasi hingga mengobati kondisi medis yang dampaknya ke kesuburan. Proses ini membutuhkan biaya sekitar Rp8 jutaan.
- Tahap Stimulasi Ovarium
Dokter akan terus melakukan pemantauan yang dilakukan dalam hitungan hari hingga minggu. Salah satu yang dilakukan adalah pemeriksaan rahim dan ovarium. Biaya pemantauan dan perawatan sendiri sekitar Rp20 juta hingga Rp40 juta.
- Pengambilan Sel Telur
Proses pengambilan sel telur adalah kegiatan penting dalam program bayi tabung. Pengambilan dilakukan dengan jarum kecil. Sperma juga akan diambil untuk melancarkan pembuahan. Biaya untuk tindakan ini kurang lebih Rp15 juta hingga Rp20 juta.
- Pengujian Genetik
Beberapa pasien biasanya meminta untuk melakukan uji embrio sebelum melakukan transfer embrio. Biaya yang dibutuhkan untuk pengujian genetik preimplantasi untuk aneuploidi sekitar Rp15 juta.
- Transfer Embrio
Proses terakhir yang perlu dilalui adalah transfer embrio. Spekulum akan dimasukkan ke vagina agar dinding vagina tetap terbuka. Proses ini singkat dan tidak terlalu sakit. Sedangkan biaya yang dibutuhkan sekitar Rp20 juta.
Baca juga:
- Apakah Anak Boleh Mandi Hujan? Cari Tahu Jawabannya di Sini
- Tips Menasehati Anak yang Kecewa Kalah Tanding Seperti Raffi Ahmad Menasehati Rafathar
- Cegah Anak Terbiasa Memendam Emosi, Komunikasi Efektif Perlu Diterapkan Orangtua
- Budaya Literasi Dimulai dari Rumah, Pahami Pentingnya Kebiasaan Membaca Bersama Anak
Rincian biaya tersebut belum termasuk tindakan lain yang mungkin diperlukan untuk mendukung keberhasilan bayi tabung. Artinya biaya bayi tabung bisa saja bertambah. Untuk mendapatkan informasi menarik lain kunjungi VOI.id.