Reku Luncurkan Fitur Futures, Investor Bisa Prediksi Harga Kripto Tanpa Aset Dasar
JAKARTA - Reku meluncurkan fitur perdagangan derivatif kripto yang dinamakan Reku Futures. Peluncuran fitur ini secara resmi bekerja sama di bawah pengawasan Bappebti dan Bursa Kripto Indonesia (CFX).
Dengan fitur ini, investor kripto dapat melakukan perdagangan derivatif dengan kontrak perpetual (tanpa expiry date) di berbagai aset kripto pilihan seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan lainnya.
Dalam mekanisme Reku Futures, pengguna dapat memprediksi pergerakan harga aset kripto tanpa perlu memiliki aset dasarnya. Dengan leverage 25x, pengguna dapat meningkatkan potensi keuntungan walau menggunakan modal awal kecil.
Co-CEO Reku Jesse Choi mengatakan bahwa peluncuran fitur ini sejalan dengan komitmen Reku untuk terus berinovasi dan menjawab kebutuhan investor di Indonesia.
“Dengan begitu, pengguna juga dapat mengoptimalkan strategi trading-nya dalam kondisi market apapun, baik ketika harga sedang naik maupun turun,” kata Jesse dalam pernyataan resminya pada Kamis, 13 Februari.
Reku juga akan terus meningkatkan fiturnya, misalnya, dalam waktu dekat, Reku Futures juga akan dilengkapi dengan sistem manajemen risiko yang mumpuni melalui Stop Loss dan Take Profit.
Baca juga:
Dengan demikian, Jesse menambahkan, pengguna dapat secara fleksibel mengelola risiko berdasarkan tujuan investasi dan profil masing-masing.
“Selain itu, kami juga memahami bahwa layanan Futures ini memiliki risiko tersendiri, oleh karena itu, kami akan melanjutkan upaya edukasi dengan berkolaborasi bersama komunitas kripto dan investasi agar masyarakat bisa mengoptimalkan fitur ini sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing,” tandasnya.