Vinicius Junior: Spanduk Ballon d'Or Man City Beri Saya Lebih Banyak Kekuatan

JAKARTA - Vinicius Junior mengatakan spanduk dari penggemar Manchester City--yang mendukung Rodri dalam perebutan Ballon d'Or--membantunya untuk tampil sebagai pemain terbaik dalam kemenangan Real Madrid 3-2 atas The Citizens di Liga Champions pada Rabu, 12 Februari 2025, dini hari WIB.

Para penggemar di Etihad membentangkan spanduk menjelang pertandingan leg pertama playoff babak gugur yang memperlihatkan gelandang Manchester City, Rodri, dengan trofi Ballon d'Or 2024 yang dimenanginya mengalahkan Vinicius tahun lalu.

Spanduk itu juga diiringi tulisan judul lagu Oasis, Stop Crying Your Heart Out.

Vinicius dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan oleh UEFA setelah menjadi bintang bagi Real Madrid pada laga itu.

Dia memang tidak mencetak gol, tapi memberikan assist buat gol penentu kemenangan yang dicetak Jude Bellingham pada menit ke-92 dengan melambungkan umpan melewati kiper Manchester City, Ederson.

"Saya melihat (spanduk) itu. Namun, saat penggemar lawan melakukan sesuatu, itu selalu memberi saya lebih banyak kekuatan untuk memainkan permainan hebat."

"Di sini, saya melakukannya. (Manchester City) tahu sejarah kami, semua yang telah kami lakukan dalam turnamen ini," kata Vinicius kepada Movistar.

Spanduk Ballon d'Or suporter Manchester City untuk ejek Vinicius Junior (Instagram/@mancity_mcfc).

Sebagaimana diketahui, Real Madrid memboikot upacara Ballon d'Or pada Oktober 2024, sebagai protes atas kegagalan Vinicius memenangi trofi.

Tak heran, Manajer Los Blancos, Carlo Ancelotti, mendukung Vinicius yang ternyata punya motivasi besar untuk membungkam publik Etihad.

"Saya tidak tahu apakah Vini melihatnya. Namun, setelah melihat pertandingan, jika dia melihatnya, itu menjadi motivasi besar baginya," kata pelatih Carlo Ancelotti dalam konferensi pers selepas pertandingan.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan dia tidak melihat spanduk itu, sambil mengakui bahwa Vinicius adalah pemain yang luar biasa.

Sementara itu, Ancelotti mengatakan timnya memiliki sedikit keuntungan dalam pertandingan tersebut setelah menang 3-2. Soalnya, leg kedua akan berlangsung minggu depan di Santiago Bernabeu.

"Inilah jalannya. Kami sudah membicarakannya sejak lama. Musim benar-benar dimulai sekarang."

"Terlepas dari semua kesulitan yang kami hadapi, kami memperoleh hasil yang sangat baik."

"Empat bek di belakang (Raul Asencio, Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, dan Ferland Mendy) belum pernah bermain bersama atau bahkan berlatih bersama."

"Mereka bermain dengan sangat spektakuler. Dari situasi darurat ini, kami memperoleh sesuatu yang baik," ujar Ancelotti.

Ancelotti mengatakan bahwa ia memperkirakan dua bek senior lainnya--Antonio Rudiger dan David Alaba--akan tersedia untuk pertandingan leg kedua.