Protes Real Madrid terhadap Wasit Dinilai Hancurkan Sepak Bola Spanyol
JAKARTA - Presiden Sevilla, Jose Maria del Nido Carrasco, mengecam Real Madrid pada Minggu, 9 Februari 2025, dengan menuduh mereka berusaha menghancurkan sepak bola Spanyol karena keluhan atas keputusan wasit.
Real Madrid mengajukan keluhan resmi atas kepemimpinan wasit dalam kekalahan 0-1 dari Espanyol di La Liga pada 2 Februari 2025.
Los Blancos meminta Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk merilis rekaman audio percakapan antara wasit di lapangan dan VAR (video assistant referee) seputar dua insiden penting.
Insiden yang dimaksud salah satunya keputusan untuk tidak mengeluarkan bek Carlos Romero--yang kemudian mencetak gol kemenangan--karena melakukan pelanggaran terhadap Kylian Mbappe.
Surat terbuka Real Madrid menyebut sistem wasit Spanyol benar-benar tidak dipercaya. Mereka bahkan menyebut keputusan yang merugikan mereka merupakan manipulasi dan pemalsuan kompetisi.
Baca juga:
"Kita harus membedakan dua hal, mampu mengubah sistem wasit dan beberapa aspek wasit, dan pernyataan Real Madrid," kata Del Nido Carrasco, kepada DAZN.
"Itu tidak dapat ditoleransi dan tidak dapat diterima. Itu mempertanyakan kehormatan wasit dan kompetisi."
"Dunia sepak bola harus mencela, secara terbuka dan di pengadilan, pernyataan yang bertentangan dengan integritas sepak bola," ujarnya lagi.
Real Madrid sering mengkritik keputusan wasit melalui saluran TV klub mereka, termasuk dalam hasil imbang derby Madrid pada Minggu, 9 Februari 2025, di Bernabeu.
Atletico Madrid diberi hadiah penalti di babak pertama--setelah pemeriksaan VAR--atas pelanggaran Aurelien Tchouameni terhadap Samuel Lino.
"Yang terburuk dari semuanya ialah Real Madrid mencoba menghancurkan sepak bola Spanyol, dengan Real Madrid TV, dan dengan berbagai cara lainnya," kata Del Nido Carrasco.
"Kami tidak bisa mentoleransi klub seperti Real Madrid yang mencoba menghancurkan kami."
"Pertama-tama, kami memberikan dukungan tanpa syarat kepada wasit. Kami tidak akan mentoleransi jika kehormatan mereka dipertanyakan."
"Real Madrid ingin menekan mereka agar tidak membuat keputusan dengan bebas," tutur Del Nido Carrasco.
Sementara itu, hasil imbang Real Madrid kontra Atletico Madrid 1-1, ditambah dengan kemenangan Barcelona, berarti jarak poin di tiga besar kian dekat.
Barcelona yang ada di peringkat ketiga hanya berselisih dua poin dari Real Madrid di puncak dan satu poin dari Atletico Madrid di tangga kedua.