Mekar Investama Salurkan Pendanaan Rp1,5 Triliun untuk UMKM
JAKARTA - PT Mekar Investama Teknologi ungkapkan hingga saat ini telah memberikan pendanaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan total lebih dari Rp1,5 triliun dengan outstanding pinjaman Rp530 miliar.
Direktur Utama PT Mekar Investama Teknologi Pandu Aditya K. menyampaikan pihaknya terus berinovasi dalam mendorong pembiayaan terhadap yang tak punya akses ke perbankan dan memperluas segmen pendanaan kepada pelaku usaha produktif di sektor pertanian.
"Dengan menggandeng mitra ekosistem di sektor pertanian, Mekar menyasar lebih dari 20.000 petani di Jawa Barat dan Jawa Tengah yang telah tergabung dalam ekosistem ini sebagai langkah awal pemberdayaan petani di Indonesia melalui skema pendanaan yang lebih aman dan tepat guna," ujarnya dalam keterangannya, Kamis, 30 Januari.
Untuk diketahui, Mekar menjangkau semua wilayah Indonesia melalui kerja sama dengan berbagai koperasi simpan pinjam, bank perkreditan rakyat, dan lembaga keuangan dengan total jangkauan lebih dari 300 kantor cabang di Indonesia. Lembaga-lembaga tersebut mencari, menyeleksi, dan memberikan pendanaan awal kepada pelaku usaha kecil.
Mekar menyeleksi peminjam yang memiliki risiko minimum untuk dibiayai oleh lender, yaitu orang-orang yang memiliki dana untuk mendanai pinjaman usaha.
Pandu meyakini pendanaan produktif dapat memiliki pengertian yang lebih luas dari pembiayaan modal kerja dengan menggandeng berbagai mitra penyalur pendanaan, pihaknya dapat menyalurkan pendanaan kepada lebih banyak segmen personal khususnya karyawan, dengan dibarengi edukasi dan literasi keuangan.
Melalui segmen ini, Pandu menyampaikan dapat menyalurkan pendanaan untuk membantu meningkatkan produktivitas karyawan.
“Melalui tenor yang lebih panjang dan biaya yang lebih rendah, karyawan dapat memanfaatkan fasilitas pendanaan untuk meningkatkan produktivitasnya, misal untuk pendidikan anak, kebutuhan darurat khususnya pengobatan, hingga melunasi pinjaman sebelumnya yang berbunga tinggi di luar kemampuan,” katanya.
Baca juga:
Pandu mengatakan inovasi lain yang pihaknya lakukan yakni perluasan pendanaan modal kerja dan setelah sebelumnya banyak berfokus kepada pendanaan usaha mikro dan ultra mikro, Mekar kini juga menyasar segmen usaha kecil dan menengah untuk mendukung peningkatan lapangan kerja.
Atas inovasi yang dilakukan dalam pembiayaan segmen produktif, fintech ini berhasil menjadi pilihan International Finance 2024 Awards, sebagai The Most Innovative P2P Lending Platform di Indonesia. Penghargaan ini akan diberikan secara langsung kepada Mekar pada puncak acara 21 Februari 2025 di Bangkok.
Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap Mekar sebagai platform fintech lending terdepan dalam menyalurkan pendanaan produktif kepada masyarakat Indonesia melalui pendekatan yang inovatif dan inklusif.