10 Komponen Kebugaran Jasmani yang Perlu Dilatih Secara Rutin, Cegah Rasa Lelah saat Bekerja
YOGYAKARTA – Komponen kebugaran jasmani harus dilatih secara rutin agar tubuh tidak mudah lelah ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Dengan kebugaran jasmani yang baik, Anda akan memiliki cukup energi, sehingga dapat beraktivitas fisik dengan lancar.
Lantas, apa yang dimaksud dengan kebugaran jasmani? Apa saja komponen kebugaran jasmani yang perlu dilatih secara rutin? Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan di bawah ini.
Pengertian Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani diartikan sebagai kemampuan manusia dalam menjalani aktivitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan fisik yang berarti.
Dalam sebuah penelitian yang terbit di Encyclopedia of Behavioral Medicine (2013), peneliti mendefinisikan kebugaran sebagai kemampuan untuk beraktivitas dengan kinerja, ketahanan, dan kekuatan tubuh yang optimal.
Kebugaran juga merujuk pada kemampuan seseorang menjaga tubuhnya terhindar dari penyakit, kelelahan, dan stres berlebih.
Komponen Kebugaran Jasmani yang Perlu Dilatih
Berikut ini adalah beberapa komponen kebugaran jasmani yang perlu dilatih secara rutin agar tubuh dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal:
- Kekuatan (strength)
Komponen kebugaran jasmani yang pertama adalah kekuatan (strength), yakni kemampuan otot untuk mengangkat beban dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk meningkatkan kekuatan otot, Anda perlu melakukan latihan beban secara rutin serta mencukupi kebutuhan nutrisi yang diperlukan untuk membangun massa otot.
Latihan otot harus dilakukan secara perlahan mulai dari beban yang ringan hingga ke beban yang lebih berat.
Selain latihan angkat beban, Anda juga bisa meningkatkan ketahanan otot dengan push up, back up, pull up, dan sit up.
- Daya tahan (endurance)
Komponen kebugaran jasmani yang satu ini dibutuhkan seseorang agar dapat beraktivitas tanpa merasa lelah berlebihan.
Dalam aktivitas kebugaran jasmani, daya tahan erkaitan dengan kemampuan jantung, paru-paru, dan pembuluh darah dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh selama aktivitas fisik.
Contoh latihan fisik yang dapat meningkatkan daya tahan, yakni jogging, bersepeda, dan berenang.
- Kelincahan (agility)
Kelincahan merujuk pada kemampuan seseorang untuk mengubah arah atau posisi tubuh dengan cepat yang dilakukan bersama-sama dengan gerakan lainnya. Kelincahan dapat dilatih dengan melakukan zig zag, ladder dril, dan shuttle run.
- Kelenturan (flexibility)
Kelenturan mengacu pada mengacu pada kemampuan sendi dan otot untuk bergerak dalam rentang gerak yang optimal.
Seseorang yang memiliki kelenturan tubuh yang baik, dapat terhindar dari risiko cedera saat melakukan aktivitas sehari-hari.
Adapun jenis latihan fisik yang dapat meningkatkan kelenturan, yakni senam yoga, pilates, dan tai-chi.
- Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan kemampuan tubuh untuk bertahan dari suatu tekanan atau beban. Keseimbangan memerlukan daya tahan otot yang baik agar dapat mempertahankan sikap dan posisi tubuh ketika ada guncangan.
Jenis latihan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keseimbangan, yakni gerakan sikap lilin, berdiri dengan satu kaki jinjit, atau mengangkat salah satu kaki.
- Koordinasi (coordination)
Koordinasi juga termasuk salah satu komponen kebugaran jasmani, merujuk pada kemampuan seseorang dalam menggerakkan beberapa bagian tubuh yang berbeda.
Jika koordinasi tubuh terbentuk dengan baik, Anda akan lebih mudah dalam melakukan aktivitas fisik.
Koordinasi dapat dilatih dengan melakukan gerakan memantulkan dan menangkap bola ke dinding secara berulang, atau melambungkan dan menangkap bola secara berulang.
- Ketepatan (accuracy)
Akurasi atau ketepatan adalah kemampuan untuk mengontrol gerak-gerik bebas tubuh terhadap sasaran tertentu.
Untuk melatih akurasi, jenis olahraga yang dapat dilakukan yakni bola basket, sepak bola, bowling, dan memanah.
- Reaksi (reaction)
Reaksi adalah kemampuan fisik untuk bertindak dan menangkap rangsangan dengan cepat. Komponen kebugaran jasmani ini dapat dilatih dengan cara menangkap bola yang dilempar dari berbagai arah.
- https://voi.id/lifestyle/455291/rugi-ratusan-juta-gegara-ditipu-teman-della-puspita-tuntut-uang-untuk-dikembalikan
- https://voi.id/lifestyle/455286/sebelum-meninggal-denada-ungkap-emilia-contessa-dipasang-alat-jantung-dan-kateter
- https://voi.id/lifestyle/455285/bantu-usaha-travel-umroh-della-puspita-justru-tertipu-teman-sendiri
- https://voi.id/lifestyle/455274/my-french-film-festival-2025-kembali-tawarkan-sinema-terbaik-prancis
- https://voi.id/lifestyle/454401/kenali-kelebihan-serta-kekurangan-frugal-living-sebelum-menerapkannya
[/see_also]
- Daya ledak (eksplosive power)
Daya ledak merujuk pada kemampuan tubuh untuk mengeluarkan kekuatan secara maksimal dalam waktu singkat.
Daya ledak merupakan gabungan antara komponen kekuatan dan kecepatan. Untuk melatih daya ledak, latihan fisik yang bisa dilakukan adalah squat jump, font jump, dan side jump.
- Kecepatan (speed)
Kecepatan adalah kemampuan seseorang dalam menggerakkan tubuh secepat mungkin. Komponen kebugaran jasmani ini juga merujuk pada kemampuan fisik dalam melakukan melakukan gerakan yang berkesinambungan dalam waktu sesingkat mungkin.
Beberapa latihan fisik yang dapat meningkatkan kecepatan, yakni lari sprint, bersepeda cepat, dan lain sebagainya.
Demikian informasi tentang komponen kebugaran jasmani yang harus ditingkatkan. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.