Jasa Marga akan Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Saat Libur Nataru, Jarak Terpanjang Capai 23 Km
BEKASI - Pemberlakuan sistem lajur contraflow terpanjang pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ada di Tol Jakarta–Cikampek (Japek).
Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator (JTO) Yoga Tri Anggoro menyebut, potensi panjang pemberlakuan contraflow di ruas tol tersebut mencapai 23 kilometer (km).
"Kalau di SKB yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah, itu potensi kami membuat contraflow yang paling panjang itu ada di Ruas Jakarta–Cikampek, itu sekitar 20 sampai 23 km," kata Yoga dalam konferensi pers di Jasamarga Tollroad Command Center, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 13 Desember.
"Pengguna jalan yang masuk contraflow tolong benar-benar dipastikan kelayakan atau kesiapan kendaraan dan kondisi badannya ini diperhatikan. Kenapa? Karena tadi saya sampaikan ketika masuk contraflow tentu saja pengguna jalan tidak akan bisa masuk ke rest area," sambungnya.
Untuk itu, JTO menyiapkan beberapa langkah agar pemberlakuan contraflow tetap berjalan dengan aman.
Salah satunya adalah pemasangan pembatas cone atau corong yang semakin dirapatkan.
"Jadi yang akan kami tingkatkan untuk contraflow ini adalah kami sekarang akan merapatkan jarak antar cone. Kami sekarang merapatkan jarak pemasangan itu 5-8 meter, lalu mengkombinasikan di lajur contraflow itu antara cone dan juga water barrier," ucapnya.
Nantinya pada malam hari, pembatas juga akan diberikan pencahayaan berupa lampu klip agar pengguna jalan dapat melihat pembatas dengan jelas.
Menurut Yoga, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian agar menyiapkan mobil pengawal sebagai safety car untuk mengawal kendaraan pengguna yang masuk secara periodik.
"Tujuannya untuk menjaga kecepatan dan ketertiban pengguna jalan pada saat melakukan contraflow. Jadi, ini hanya masuk secara periodik, dia (safety car) akan masuk untuk mengawal supaya kecepatannya teratur, ketertibannya teratur sesuai dengan lajurnya," tutur dia.
Baca juga:
Namun demikian, Yoga mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat masuk lajur contraflow.
"Saya mengimbau buat pengguna jalan agar lebih ditingkatkan awareness-nya, kewaspadaannya, pada saat masuk lajur contraflow. Karena meskipun sudah kami tingkatkan keamanannya, tapi yang terpenting adalah awareness dari pengguna jalan ketika masuk contraflow ini benar-benar badan harus fit, kendaraan harus fit," imbuhnya.