Bagikan:

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberlakukan contraflow mulai dari KM 44+500 sampai KM 41+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta atas diskresi kepolisian. Contraflow di Tol Jagorawi diberlakukan sejak pukul 15.00 WIB.

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Alvin Andituahta Singarimbun mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta akibat lalu lintas kembali dari arah puncak menuju Jakarta.

“Atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga berlakukan contraflow mulai dari KM 44+500 sampai KM 41+600 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta sejak pukul 15.00 WIB,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu, 29 Desember.

Lebih lanjut, Alvin mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku. Termasuk juga memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol.

“Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pergerakan kendaraan yang kembali ke Jabodetabek usai libur Natal 2024. Dimana total kendaraan yang telah kembali sebanyak lebih dari 467.000.

Corporate Communication & Community Development Group Head Lisye Octaviana mengatakan bahwa total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 12,9 persen jika dibandingkan lalin normal yakni 413.831 kendaraan.

“Sebanyak 467.300 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Libur Hari Natal 2024 yang jatuh pada periode Kamis sampai Sabtu (26 hingga 28 Desember 2024),” tuturnya dalam keterangan resmi, Minggu, 29 Desember.

Lisye mengatakan angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

“Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 219.138 kendaraan atau 46,9 persen dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 136.479 kendaraan atau 29,2 persen dari arah Barat (Merak) dan 111.683 kendaraan atau 23,9 persen dari arah Selatan (Puncak),” jelasnya.