BEI: Total Aset Wakaf Saham Baru Mencapai Rp280 Juta

JAKARTA - Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) Irwan Abdalloh mengatakan total aset wakaf saham baru mencapai Rp280 juta sejak diluncurkan pada 2019 lalu.

Menurut Irwan, target wakaf saham di Indonesia sejak awal memang untuk menyasar generasi muda, berbeda dengan negara lain yang menyasar korporasi. 

"Jadi meskipun kita luncurkan di 2019, tapi kami tidak berharap akan cepat pertumbuhannya. Data per September kemarin aset wakaf Rp280 juta dari 2019 sampai sekarang," ujar Irwan dalam gelaran Wakaferse 2023 di gedung BEI, Jakarta, dilansir ANTARA, Jumat, 3 November.

Mengutip laman idx.co.id, wakaf saham merupakan kegiatan berwakaf yang objeknya adalah saham syariah yang tercatat di BEI atau keuntungan dari saham syariah yang tercatat di BEI. Jadi, tidak hanya saham itu sendiri yang dapat diwakafkan, tetapi juga keuntungan dividen atau capital gain dari suatu saham bisa diwakafkan.

Saham syariah sebagai objek wakaf sudah diperbolehkan dalam Peraturan Perundangan-undangan sebagaimana tertulis pada Undang-undang Wakaf serta peraturan turunannya.

Saham syariah juga diperbolehkan sebagai objek wakaf menurut prinsip syariah sebagaimana dijelaskan dalam fatwa MUI tentang Wakaf Uang tahun 2002.

Pelaksanaan wakaf saham akan dibantu oleh perusahaan sekuritas yang berperan untuk memindahkan saham dari portofolio investor ke portofolio lembaga wakaf (nazhir).

Selanjutnya saham-saham yang telah diwakafkan akan dikelola oleh nazhir dan keuntungan investasi saham akan disalurkan kepada para penerima manfaat (mauquf alaihi) melalui program-program yang dimiliki oleh nazhir.

Saat ini ada enam perusahaan sekuritas dan lima lembaga wakaf yang menyediakan kemudahan berwakaf saham yaitu MNC Sekuritas yang bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Rumah Zakat, BNI Sekuritas yang bekerja sama dengan Global Wakaf, dan Henan Putihrai Sekuritas yang bekerja sama dengan Global Wakaf.

Selanjutnya, Phillip Sekuritas yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, Panin Sekuritas yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, dan Samuel Sekuritas yang bekerja sama dengan PPPA Daarul Quran.