JAKARTA - Barcelona tertinggal lebih dulu sebelum meraih kemenangan 2-1 atas Eintracht Frankfurt di pertandingan Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu, 10 Desember 2025 dini hari WIB. Dua gol dari bek Jules Kounde hanya dalam tempo tiga menit membawa Barca mengalahkan rivalnya.

  

Kemenangan yang sangat berarti bagi Barca. Pasalnya raksasa LaLiga Spanyol ini melakukan start buruk di Liga Champions. Kekalahan dari Chelsea dan Paris Saint Germain menjadikan Barca tertahan di papan tengah atau zona playoff.

Barca akhirnya bangkit saat menjamu Frankfurt. Hanya saja, tim asuhan Hansi Flick harus bersusah-payah lebih dulu sebelum menghentikan perlawanan Frankfurt. Ironis memang karena di kompetisi Bundesligas Jerman, Frankfurt baru saja dibantai RB Leipzig 6-0.

Meski menuai hasil memalukan di kompetisi domestik, namun Frankfurt mampu merepotkan Barca yang kembali bermain di stadion kebanggaan, Camp Nou.

Bahkan Barca tertinggal lebih dulu meski akhirnya bangkit setelah Kounde mencetak brace hanya dalam tempo tiga menit. Bek tim nasional Perancis ini memecah kebuntuan saat deretan pemain depan Blaugrana, Robert Lewandowski, Lamine Yamal, Raphinha hingga Ferran Torres tak mampu menjebol pertahanan Frankfurt.

Kemenangan atas Frankfurt menjadikan Barca naik ke peringkat 14 dengan mengantungi poin 10. Tim masih berada di zona playoff dan punya harapan masuk delapan besar untuk mendapatkan tiket otomatis ke babak knockout Liga Champions.

Sementara Frankfurt yang menelan kekalahan keempat masih berada di papan bawah. Tim asuhan Dino Toppmoeller itu hanya menduduki peringkat 30 dengan poin empat. Dengan posisi di bawah, Frankfurt memang sulit untuk masuk zona playoff dan kemungkinan terancam gagal lolos ke babak selanjutnya.

Menanggapi kesulitan yang dihadapi tim asuhannya untuk menaklukkan Frankfurt, pelatih Flick mengakui tak mudah menghadapi lawan di Liga Champions. Menurut dia kompetisi Eropa jelas berbeda dengan liga domestik karena mereka bertemu tim-tim kuat.

“Saya tak terkejut (bila menjalani laga yang sulit). Liga Champions memang berbeda. Tim Bundesliga memang sangat dinamis. Kami bisa mengontrol pertandingan, tetapi di babak pertama kami melakukan kesalahan…Saya bangga [dengan performa tim],” ucap Flick.

Mantan pelatih Bayern Munchen ini juga menunjukkan kepuasan tim mampu membalikkan keadaan. Bahkan Barca menunjukkan konsistensi saat tertinggal lebih dulu, mereka akhirnya memenangkan pertandingan.

“Untuk menjawab pertanyaan ini memang tak mudah. Di satu sisi, saya senang karena kami mampu membalikkan keadaan. Ini menunjukkan sikap dan mentalitas kami. Tetapi kami juga kerap mengawali laga dengan baik dan mencetak gol lebih dulu,” katanya.

“Yang jelas penampilan lini belakang kami sangat luar biasa. Tak mudah bagi mereka menciptakan peluang bagus,” ujar Flick memberi apresiasi kepada Kounde yang mencetak brace di laga itu.

Di laga itu, Barca sesungguhnya bermain bagus dan mampu mendominasi. Bahkan mereka sempat unggul saat Lewandowski membobol gawang Frankfurt. Hanya saja, gol itu dianulir karena dia dalam posisi offside.

Barca tetap menguasai permainan, namun mereka kurang beruntung karena tidak ada peluang yang bisa dikonversi menjadi gol. Sebaliknya, gawang Joan Garcia malah kebobolan lebih dulu saat Frankfurt melakukan serangan balik di menit 21.

Berawal dari kesalahan Yamal yang bolanya bisa dikuasai Nathaniel Brown dan kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang Barca. Peluang itu kemudian dimanfaatkan Ansgar Knauff untuk mencetak gol.

Tim tamu pun unggul 1-0. Barca tetap bermain ofensif meski kebobolan lebih dulu. Tercatat Fermin Lopez dan Yamal mendapat peluang untuk menyamakan skor. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, Flick memasukkan Marcus Rashford menggantikan Lopez. Strategi itu memberi hasil positif karena serangan Barca kian hidup. Raphinha sempat mendapat peluang saat menerima umpan dari Rashford. Hanya saja sepakannya masih melambung.

Sebaliknya, Kounde tidak gagal saat menyambut umpan dari Rashford di menit 50. Bola silang pemain sayap yang dipinjam dari Manchester United ini bisa dituntaskan Kounde lewat sundulan. Skor berubah imbang 1-1.

Gol Kounde menjadikan pemain Barca kian bersemangat menekan pertahanan Frankfurt. Berselang tiga menit, Kounde kembali mencetak gol. Ini berawal dari Yamal yang melepaskan tendangan menyilang yang cukup tinggi. Bola lambung ini langsung disambar Kounde untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Barca sesungguhnya berusaha mendapatkan gol ketiga. Hanya usaha mereka tak membuahkan hasil. Begitu pula Frankfurt sudah tidak berkutik menghadapi pertahanan kokoh Barca. Skor itu bertahan hingga laga usai.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)