JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan TNI dan Polri bahwa kekuatan kedua institusi itu berasal dari rakyat. Ia meminta prajurit dan anggota kepolisian terus menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian utama tugas mereka.
Pesan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 13 Agustus.
Prabowo menilai pembangunan ribuan jembatan dan sumber air bersih menjadi bukti pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat.
“Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah Tentara Rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah Polisi Rakyat. Ini yang harus kita ingat selalu,” kata Prabowo.
BACA JUGA:
Ia kemudian mengingatkan posisi prajurit dan polisi dalam kehidupan masyarakat.
“Saudara bukan tentara biasa. Saudara bukan polisi biasa. Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat,” ujarnya.
“Lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberi yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya saudara juga akan kembali kepada rakyat,” lanjut Prabowo.
Menurut Presiden, TNI dan Polri telah bekerja di wilayah yang tidak mudah untuk membantu warga memperoleh akses jalan dan air bersih.
Prabowo mengatakan sejumlah inisiatif bahkan sudah berjalan sebelum ia memberikan instruksi.
“Saudara-saudara telah berinisiatif sebelum sesungguhnya saya memberi instruksi. Saudara-saudara sudah bekerja,” katanya.
Ia juga mengaku telah memantau sejumlah kegiatan tersebut sejak masih menjabat Menteri Pertahanan.
Prabowo meminta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penghargaan dirinya kepada seluruh jajaran.
“Sampaikan rasa bangga saya, rasa hormat saya kepada TNI dan kepada Polri,” ujar Prabowo.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)