JAKARTA - Hujan deras dan banjir di Vietnam menewaskan 10 orang dan menyebabkan lima orang hilang.
Dilansir ANTARA dari Anadolu, Rabu, 29 Oktober, hujan sangat lebat akibat pertemuan angin dingin dan angin tropis telah melanda Vietnam tengah sejak 23 Oktober, dengan beberapa daerah diguyur lebih dari 1.000 milimeter hujan.
Lebih dari 7.000 rumah tangga, atau sekitar 21.000 orang, telah dievakuasi, dan waduk pembangkit listrik tenaga air sedang berupaya mengurangi banjir di hilir.
Di kota Da Nang, enam orang tewas, 19 luka-luka, dan empat warga masih hilang.
Banjir merendam 29 desa di hilir DAS Vu Gia–Thu Bon, sementara 10 desa pegunungan terputus akibat tanah longsor.
Di Hue, satu orang tenggelam, dan seorang anak perempuan berusia 5 tahun hilang dalam banjir. Tiga puluh dua dari 40 desa di kota tersebut masih terendam banjir.
Provinsi Quang Ngai melaporkan tiga kematian, dengan lebih dari 120 tanah longsor yang menghalangi jalan raya dan menjebak kendaraan.
另请阅读:
Pemerintah daerah dan militer dikerahkan untuk operasi penyelamatan, tetapi hujan deras telah menunda operasi mereka.
Pusat Prakiraan Hidro-Meteorologi Nasional memperkirakan hujan deras akan turun hingga Kamis malam.
Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh pada Rabu memimpin rapat darurat untuk mengarahkan upaya tanggap banjir dan pemulihan.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)