JAKARTA - Rapper asal Korea Selatan, D.Ark ditangkap pihak kepolisian, tiga hari setelah merilis album baru. Ia diduga menggunakan dan mengedarkan ganja yang disebut ilegal di negeri ginseng tersebut.
Mengutip E-Daily, Kepolisian Mokpo menangkap D.Ark dan saat ini ia sedang menjalani pemeriksaan di kantor polisi untuk memperhitungkan apa ia melanggar Undang-Undang Narkotika di Korea Selatan.
Pihak kepolisian meyakini D.Ark terlibat dalam konsumsi dan pengedaran, namun sejauh ini D.Ark terus membantah tuduhan tersebut.
D.Ark adalah rapper keturunan Korea dan Cina yang tampil pertama kali melalui acara Show Me The Money 777 dan High School Rapper 4.
另请阅读:
Setelah acara tersebut, ia bergabung dengan agensi milik PSY, P Nation. Kontraknya berakhirnya kurang dari setahun dan ia bergabung dengan label Gazplan.
D.Ark sendiri baru merilis single album pada 23 Oktober yang berisi tiga lagu yaitu 1010, Girlfriend, dan Sorry for Cheating.
Pihak label juga belum memberi keterangan terkait kabar D.Ark yang ditangkap polisi, namun kabar ini mengejutkan penggemar mengingat ia baru merilis lagu terbarunya.
Akun Instagram D.Ark juga tidak membagikan unggahan apa pun setelah merilis single terbarunya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)