JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menyampaikan kepada Menlu Amerika Serikat Marco Rubio mengenai kondisi sebenarnya di garis kontak di Ukraina dalam pertemuan di Manila.

"Saat membahas isu-isu Ukraina, Sergey Lavrov memberi tahu mitranya dari AS mengenai situasi sebenarnya di garis kontak dan menekankan bahwa tidak dapat diterima jika pasokan senjata kepada rezim Kyiv terus dilanjutkan, serta kebijakan-kebijakan negara-negara Eropa yang secara umum menimbulkan ketidakstabilan dan kekalahan strategis bagi Rusia," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis, 23 Juli dilansir ANTARA dari Sputnik.

Lavrov juga menegaskan kesiapan Rusia untuk penyelesaian politik dan diplomatik atas konflik di Ukraina, serta menegaskan komitmen Rusia terhadap usulan-usulan yang diajukan oleh Amerika Serikat di Alaska.

Di antara hal-hal lain, Lavrov dan Rubio juga membahas situasi di Teluk Persia, demikian pernyataan Kemlu Rusia.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+