Pemain Ribut dan Diusir, Jay Idzes Dkk Kalah Lawan Genoa

JAKARTA - Sassuolo yang diperkuat kapten timnas Indonesia Jay Idzes harus mengakui keunggulan tuan rumah Genoa 2-1 di pertandingan Serie A Italia di Stadion Ferraris, Minggu, 12 April 2026 malam WIB.

Duel Genoa melawan Sassuolo mempertemukan dua pelatih yang membawa Italia memenangi Piala Dunia 2006. Genoa ditangani Daniele De Rossi yang bersama Fabio Grosso, pelatih Sassulo, menjadi pilar Gli Azzurri saat menjadi juara untuk terakhir kalinya di Piala Dunia.

Dalam pertarungan itu, Grosso kembali mengandalkan Idzes yang bertugas di jantung pertahanan Sassuolo bersama Tarik Muharemovic. Di depan ada Andrea Pinamonti yang mendapat dukungan dari eks pemain timnas Domenico Berardi.

Hanya, duet Idzes dan Muharemovic gagal mempertahankan gawang Sassuolo tetap clean sheet. Sebaliknya, kiper Arijanet Muric harus kebobolan hingga dua kali sehingga Sassuolo menelan kekalahan 2-1.

Kekalahan itu tak mengubah posisi Sassuolo yang berada di papan tengah. Mereka menduduki peringkat 11 dengan poin 42. Sedangkan Genoa berada di posisi 14 dengan memiliki poin 36.

Di pertandingan itu, Sassuolo harus meladeni permainan menyerang Genoa. Bahkan Tim tuan rumah sudah langsung membobol gawang Muric saat laga berjalan 18 menit. Gol ciamik Ruslan Malinovskyi tercipta saat tendangan dia meluncur deras mengarah ke sudut atas gawang dan Muric hanya bisa melongo tanpa bisa berbuat apa-apa.

Sassuolo mencoba bangkit dan melakukan tekanan. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil sehingga skor 1-0 untuk Genoa bertahan hingga babak pertama berakhir.

Saat jeda dan kedua Tim berjalan menuju ruang ganti, Berardi terlihat cekcok dengan bek Genoa Stefano Sabelli. Saat adu mulut, Sabelli mengeluarkan kata-kata tak pantas yang membuat Berardi naik pitam.

Sabelli kemudian dibantu dua rekannya, Johan Vasquez dan Mikael Ellertsson. Namun yang paling agresif dalam insiden itu justru Ellertsson dan Berardi yang mengakibatkan keduanya mendapat kartu merah dari wasit.

Memasuki babak kedua, Genoa dan Sassuolo sama-sama bermain dengan 10 pemain. Sassuolo bermain lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang.

Setelah berulang kali gagal, Sassuolo akhirnya memecah kebuntuan saat Ismael Kone membobol gawang Genoa di menit 57. Gol berawal dari sepak pojok yang dilakukan Sassuolo.

Bola yang mengarah ke depan gawang disambut Muharemovic dengan sundulan. Meski memenangkan duel udara, namun sundulan dia tak membuahkan hasil dan bola rebound. Beruntung ada Kone yang bergerak cepat menyambut bola rebound dan menuntaskannya menjadi gol.

Skor berubah 1-1. Hanya kegembiraan pemain Sassuolo menyamakan skor tak berlangsung lama. Genoa berhasil kembali unggul saat pertandingan segera berakhir.

Gol tersebut berawal dari serangan yang dibangun Messias dengan Sabelli. Messias sempat melewati pemain belakang Sassuolo sebelum memberikan bola kepada Sabelli.

Dirinya pun menunjukkan aksi menaklukkan kiper Muric tetapi kemudian menyodorkan bola kepada Caleb Ekuban. Peluang itu tak disia-siakan Ekuban dan menendang bola ke gawang yang kosong di menit 87.

Skor berubah 2-1 untuk Genoa. Tidak ada tambahan gol dan sampai laga usai, Genoa mempertahankan keunggulan tersebut.