MIND ID Targetkan Fasilitas Produksi Sel Baterai Mulai Beroperasi Akhir 2026
JAKARTA – Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) menargetkan fasilitas produksi sel baterai (battery cells), modul, dan paket baterai (pack) mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2026.
Adapun MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) telah bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) yakni PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), guna menjadi ujung tombak dalam pengembangan Ekosistem Baterai Terintegrasi.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menjelaskan, CATIB saat ini tengah pembangunan Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack yang direncanakan memiliki kapasitas awal sebesar 6,9 GWh pada fase pertama dan akan diekspansi hingga mencapai kapasitas total 15 GWh pada fase kedua.
"Proyek yang dibangun di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang dengan total luas 43 Ha ini, terdiri atas 2 fasilitas utama," ujarnya, dikutip Sabtu, 17 Januari.
另请阅读:
Pertama, lanjut Maroef, Module & Pack (MP) Plant yang Groundbreaking Ceremony-nya dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2025, dan telah diselesaikan pembangunan serta instalasi Battery Manufacture Equipment pada Januari 2026. Ini adalah fasilitas inti, berupa rangkaian mesin yang bekerja dalam sistem otomatis untuk merakit baterai menjadi produk siap pakai bagi industri kendaraan listrik.
Kedua Cell Plant, yang pembangunannya tengah dilanjutkan. Ini merupakan fasilitas untuk memproduksi unit dasar sel baterai, untuk kemudian siap dirakit menjadi modul dan paket baterai untuk kendaraan listrik (EV) dan aplikasi energi lainnya.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem baterai terintegrasi, guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan Masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT IBI Aditya Farhan Arif menegaskan, pihaknya berkomitmen kuat mengawal pengembangan industri baterai nasional agar tumbuh terintegrasi dan berdaya saing global.
"Dengan adanya kemajuan signifikan atas proyek CATIB saat ini mencerminkan kesiapan infrastruktur, teknologi, serta kolaborasi strategis yang dibangun untuk mendukung terbentuknya industri baterai yang kompetitif dan berkelanjutan," tandas Aditya.