Jay Idzes Dkk Terdegradasi ke Serie B, Juventus ke Liga Champions
JAKARTA - Venezia gagal keluar dari zona degradasi. Bahkan Jay Idzes dkk harus menerima kenyataan bermain di Serie B setelah kalah 3-2 lawan Juventus di pertandingan Serie A Italia di Stadion Pierluigi Penzo, Senin, 26 Mei 2025 dini hari WIB. Sebaliknya kemenangan atas Venezia meloloskan Juve ke Liga Champions.
Fans sepak bola Indonesia bakal tak bisa menyaksikan aksi Idzes di kompetisi kasta tertinggi Italia. Di laga terakhir, Venezia yang diperkuat pemain tim nasional Indonesia ini bersaing ketat dengan Lecce dan Empoli memperebutkan satu slot untuk tetap di Serie A.
Venezia yang bermain di kandang sendiri sesungguhnya berpeluang meraih tiga poin. Hanya saja, mereka menghadapi lawan tangguh Juve yang berburu tiket ke Liga Champions. Bahkan Juve harus bersaing dengan AS Roma.
Hanya saja Venezia yang kehilangan Idzes karena akumulasi kartu kuning harus mengakui keunggulan Juve. Sebaliknya, Lecce yang menyambangi markas Lazio justru menang 1-0 sehingga lolos dari ancaman degradasi.
Lecce mengakhiri kompetisi dengan menduduki peringkat 17 atau satu strip di atas zona merah. Sementara, Empoli yang menjamu Verona dipaksa menyerah 2-1.
Kekalahan Venezia saat melawan Juve menjadikan tim asuhan Eusebio Di Francesco hanya menempati peringkat 19 atau kedua dari bawah. Mereka mengantungi poin 29 dari hasil lima kali menang dan 14 kali bermain imbang. Sisanya, Venezia menelan kekalahan.
Juve sendiri pun menjadi tim terakhir yang mendapat tiket ke Liga Champions setelah menduduki peringkat empat. Kemenangan atas Venezia menjadikan Bianconeri memiliki poin 70. Unggul satu poin dengan Roma yang mengalahkan Torino 2-0.
Di laga itu, Venezia yang butuh kemenangan sesungguhnya melakukan start bagus. Bahkan tuan rumah sudah unggul saat laga baru berjalan dua menit.
Gol cepat itu berawal dari kerjasama satu dua Ridgeciano Haps dengan Mikael Ellertsson yang kemudian melepaskan umpan kepada Daniel Fila. Peluang itu kemudian dimaksimalkan Fila lewat tendangan voli yang menaklukkan kiper Michele Di Gregorio.
Gol itu langsung disambut meriah suporter. Apalagi, Venezia sempat memperbesar keunggulan setelah Alberto Costa turut membobol gawang Juve hanya berselang tiga menit. Sayangnya, gol itu dianulir karena Costa sempat menyentuh bola sebelum mencetak gol.
Tertinggal 1-0, Juve perlahan mulai bangkit. Mereka memberi tekanan terhadap pertahanan Venezia.
Usaha keras pasukan Igor Tudor akhirnya membuahkan hasil saat Andrea Cambiaso memberikan umpan ciamik kepada Kenan Yildiz di menit 25. Bintang muda tim nasional Turki ini pun menuntaskan peluang tersebut untuk menaklukkan kiper Ionut Radu
Gol yang menyamakan skor menjadi 1-1 membuat pemain Juve kian bersemangat. Mereka tak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan setelah Randal Kolo Muani membobol gawang Venezia hanya berselang enam menit. Skor 2-1 untuk Juve bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Venezia mencoba bangkit. Usaha mereka tidak sia-sia karena Haps berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 di menit 55.
Hasil imbang menjadikan Juve waswas. Apalagi pada pertandingan lain, Roma sudah mengungguli Torino.
Beruntung, Juve mendapat 'bantuan' dari pemain mereka yang dipinjamkan ke Venezia. Gelandang Hans Nicolussi Caviglia melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan Francisco Conceicao di kotak penalti.
另请阅读:
Pelanggaran Caviglia yang sering dipinjamkan Juve ke klub lain menjadikan wasit menunjuk titik putih. Eksekusi penalti dituntaskan dengan baik oleh kapten Manuel Locatelli. Gol yang tercipta di menit 73 menjadikan La Vecchia Signora kembali unggul 3-2.
Skor itu bertahan hingga laga usai dan Juve pun masuk ke zona Liga Champions. Sebaliknya, Idzes harus bermain di Serie B musim depan.