JAKARTA – Elon Musk, pemilik X dan Tesla, memprediksi bahwa jumlah robot di dunia pada akhirnya akan melampaui total populasi manusia. Hal ini disampaikan saat Musk menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF).
Dalam sesi diskusi dengan CEO BlackRock, Larry Fink, miliarder tersebut mengatakan bahwa kemajuan Kecerdasan Buatan (AI) dan robotika akan memicu ledakan ekonomi. Menurutnya, teknologi ini akan memenuhi seluruh kebutuhan manusia di masa depan.
"Kita akan benar-benar membuat begitu banyak robot dan AI sehingga kebutuhan manusia akan terpenuhi secara berlebihan," kata Musk, melansir dari Euronews pada Rabu, 28 Januari. "Prediksi saya adalah akan ada lebih banyak robot daripada manusia."
Dalam paparannya, Musk mengatakan bahwa robot humanoid Optimus yang Tesla kembangkan akan dipekerjakan tahun ini di pabriknya. Robot tersebut akan melakukan tugas sederhana sebelum menangani pekerjaan yang lebih kompleks dan berat dalam setahun mendatang.
BACA JUGA:
Musk membayangkan bahwa dunia nantinya akan dipenuhi robot yang cukup aman untuk membantu urusan rumah tangga, seperti mengawasi anak-anak atau merawat hewan peliharaan. Menurutnya, AI akan menjadi lebih pintar dari manusia mana pun pada akhir 2026.
"Siapa yang tidak ingin robot, dengan asumsi robot itu sangat aman, mengawasi anak-anak Anda, merawat hewan peliharaan Anda?" tanya Musk saat berbicara di acara yang digelar di Davos, Swiss.
Selain robot, Musk turut membahas solusi untuk mengatasi penuaan manusia. Musk meyakini bahwa para ilmuwan akan menemukan cara untuk mengatasi masalah penuaan di masa depan dengan mengidentifikasi masalahnya terlebih dahulu.