JAKARTA - Xiaomi memaparkan strategi jangka panjang perusahaan hingga 2026 dengan menitikberatkan pada pengembangan chip dan sistem operasi (OS) buatan sendiri. Rencana tersebut disampaikan dalam ajang penghargaan teknologi internal perusahaan, yang menyoroti capaian inovasi Xiaomi sepanjang tahun terakhir.
Pendiri sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun, menegaskan bahwa chip, sistem operasi, dan kecerdasan buatan merupakan fondasi utama daya saing Xiaomi di masa depan. Menurutnya, kemandirian dalam pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras menjadi kunci pertumbuhan ekosistem jangka panjang perusahaan, baik di sektor smartphone maupun perangkat rumah pintar.
Dalam acara tersebut, Xiaomi mengungkapkan bahwa sepanjang periode penilaian internal, terdapat 154 pengajuan proyek dari sepuluh departemen. Sebanyak 66 proyek berhasil masuk ke tahap penilaian akhir, mencakup berbagai bidang seperti desain chip, sistem pencitraan, platform AI, hingga pengembangan material canggih. Xiaomi menyebut jumlah dan kualitas proyek yang diajukan mencetak rekor tertinggi dalam sejarah internal perusahaan.
BACA JUGA:
Salah satu proyek yang paling menonjol adalah XRING 01, sebuah chip mobile kelas flagship yang dikembangkan sepenuhnya oleh Xiaomi. Perusahaan menyatakan bahwa XRING 01 menjadikan Xiaomi sebagai perusahaan pertama di daratan China yang berhasil menghadirkan chip mobile kelas 3 nanometer. Lei Jun menyebut proyek ini sebagai tonggak penting dan berharap inovasi serupa dapat terus dikembangkan pada 2026.
Lei Jun juga mengungkapkan target Xiaomi untuk memiliki chip dan sistem operasi yang sepenuhnya dikembangkan secara mandiri sebelum akhir tahun ini. Selain itu, perusahaan berencana mengimplementasikan model kecerdasan buatan berskala besar ke dalam berbagai perangkatnya.
Dalam hal investasi, Xiaomi telah mengalokasikan sekitar 21 miliar dolar AS untuk riset inti. Ke depan, perusahaan berencana menambah investasi hingga sekitar 200 miliar yuan atau sekitar 28 miliar dolar AS dalam lima tahun mendatang guna memperkuat pengembangan chip, OS, dan AI secara terintegrasi.