Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan kripto Gemini Space Station, yang didirikan kembar miliarder Cameron dan Tyler Winklevoss, resmi masuk ke arena prediction markets setelah afiliasinya, Gemini Titan, memperoleh lisensi designated contract market dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Lisensi tersebut memungkinkan Gemini menawarkan pasar prediksi kepada pelanggan di Amerika Serikat.

Dengan izin baru ini, Gemini akan memulai dengan kontrak berbasis pertanyaan sederhana ya atau tidak terkait berbagai peristiwa di masa depan. Topiknya bisa berkisar dari valuasi bitcoin hingga potensi denda terhadap platform X milik Elon Musk. Presiden perusahaan, Cameron Winklevoss, menyebut prediction markets berpotensi tumbuh sebesar bahkan lebih besar dari pasar modal tradisional.

Gemini mengajukan permohonan lisensi ini sejak Maret 2020, menjadikannya perjalanan panjang sebelum akhirnya disetujui tahun ini. Masuknya Winklevoss bersaudara ke industri prediction markets memperkuat tren yang berkembang sejak pemilu presiden AS 2024, ketika popularitas kontrak prediksi mulai meroket.

Platform seperti Kalshi sukses memonetisasi kontrak terkait peristiwa olahraga, sementara raksasa taruhan FanDuel dan DraftKings telah meluncurkan produk prediction markets mereka sendiri tahun ini.

Dengan kehadiran Gemini, persaingan di sektor ini diperkirakan semakin memanas, membawa model perdagangan baru yang mengaburkan batas antara spekulasi, analitik, dan hiburan digital.